by

Deteksi Peredaran Narkotika, Lapas Batam Bangun Blok Pengawasan Khusus Pengendali

Batam (HK) – Untuk mendeteksi peredaran narkotika di dalam lembaga pemasyarakatan (Lapas), pihak Lapas Klas IIA Batam membangun blok pengawasan khusus pengendali narkoba.

Diketahui blok pengawasan khusus pengendali narkoba ini diisi hanya 11 kamar. Yang artinya 1 orang satu kamar.

Kalapas Klas IIA Batam, Dannie Firmansyah mengatakan, jika blok pengawasan khusus pengendali narkoba ini dibuat untuk mendeteksi peredaran narkoba di dalam lapas ini.

“Apabila ada ditemukan ada pengendali narkoba, maka kita yang pertama untuk menindaklanjuti kasusnya. Dan blok ini dibangun untuk mempermudah pihak kepolisian untuk pemeriksaan sebelum ditindaklanjuti,” ucapnya.

Ia juga menyampaikan, jika ada indikasi napi yang bermain didalam lapas maka akan diamankan lebih dulu didalam blok hunian tersebut agar tak melebar di areal para blok narapidana. Ini dilakukan supaya betul pengendalinya.

Apalagi, sambungnya Dannie, bahwa di dalam lapas ini paling banyak tahanan kasus narkoba.

“Untuk blok pengawasan khusus pengendali narkoba ini baru dua wilayah di seluruh Indonesia ini, yang pertama di Pekanbaru dan Lapas Batam ini,” ujarnya di sela-sela Deklarasi Janji Kinerja dan Pencanangan Pembangunan Zona Integritas menuju WBK/WBBM oleh satuan kerja se-Kota Batam dil ingkungan Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM kepulauan Riau (Kepri).

Diketahui, saat ini jumlah tahanan Lapas Batam sebanyak 1,243 orang narapidana. Jumlah ini juga sudah jauh dari jumlah kapasitas. (ded)

News Feed