by

HUT Ke-48, LEM SPSI Kepri Berbagi dan Doa Bersama di Panti Asuhan

Batam (HK) – Tepat pada 20 Februari 2021, organisasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) telah berusia 48 tahun. Untuk memeriahkan HUT ke 48 itu, DPD FSP LEM SPSI Provinsi Kepri dan Kota Batam berbagi dan doa bersama di Panti Asuhan, Minggu (21/2/2021).

Bakti sosial berbagi itu dilakukan pada dua Panti Asuhan di Kota Batam, yakni Panti Asuhan Ya Bunaya di Rempang Cate Barelang dan Panti Asuhan Qurrotu A’yun di Legenda Malaka Batam Centre.

Ketua DPD FSP LEM SPSI Provinsi Kepri, Saiful Badri mengatakan, kegiatan berbagi di Panti Asuhan itu diadakan juga sampena Hari Pekerja Indonesia (Harpekindo).

Dia berharap LEM SPSI kedepannya menjadi organinasi yang lebih mandiri, profesional, solid dan kompak. Keberadaannya mejadi solusi terhadap permasalahan yang timbul ditengah-tengah masyarakat terutama bagi kaum buruh.

“Sebelumnya untuk merayakan HUT SPSI kita melakukan demo, namun kali ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, yakni sekarang kita lakukan berbagi di Panti Asuhan, doa dan makan bersama dengan pengurus dan anak panti,” ucap Saiful.

Disampaikan Saiful, ulang tahun ke 48 SPSI itu dijadikan sebagai momen bahwa LEM SPSI hadir sebagai solusi, bukan hadir terkait masalah pengupahan dan pemutusan hubungan kerja buruh saja, namun hadir ditengah-tengah masyarakat juga sebagai kelompok sosial yang peduli.

“Dalam memperjuangkan kesejahterahan buruh kita juga harus mendapat dukungan dari seluruh lapisan masyarakat. Baik itu pengusaha, pemerintah dan masyarakat luas, agar cita-cita besar kaum buruh sesuai amanah undang-undang terwujud,” tutur Saiful.

Dikesempatan yang sama, Ketua DPC LEM SPSI Kota Batam, Marga Surya Sastra mengatakan, dia juga berharap kedepannya LEM SPSI lebih solid, kompak dan lebih bisa bekerja nyata untuk anggota dan masyarakat umum.

“Kali ini kenapa kita lakukan berbagi di Panti Asuhan adalah karena kita dari kaum buruh bukan hanya untuk turun kejalan menuntut ini dan itu saja, namun sekarang kita buktikan bahwa kaum buruh mempunyai kepedulian sosial yang tinggi,” ucap Surya.

Lanjutnya, bakti sosial yang dilakukan di Panti itu dananya sumbangan dari buruh baik itu ditingkat perusahaan maupun ditingkat federasi, bahkan saking antusiasnya yang berpartisipasi dana yang terkumpul sangat banyak melebihi dari target yang direncanakan.

“Padahal pengumpulan dana yang kita lakukan itu dalam satu satu minggu saja, dana yang terkumpul jauh dari perkiraan kami. Semua dana yang terkumpul sudah disalurkan, dimana target awal hanya untuk satu panti asuhan, dan ternyata bisa untuk dua panti asuhan,” ungkapnya.

Sementara itu, ketua panitia pelaksana, Ary Prasetyo mengatakan, pihaknya mengucapkan terimakasih kepada seluruh buruh anggota dan pengurus LEM SPSI atas partisipasi dan sumbangan yang telah diberikan.

“Mudah-mudahan ini bisa berkelanjutan, karena walaupun sekarang ini ekonomi sulit akibat pandemi covid-19, kawan-kawan buruh masih bisa menyisihkan rezkinya untuk berbagi dengan panti asuhan. Yang kita berikan kepada panti itu sembako, pakaian dan juga uang tunai,” imbuhnya. (dam)

News Feed