by

2 Ton Enceng Gondok Diangkat dari Danau Depan RSUD M Sani Karimun

KARIMUN (HK)-Sekitar dua ton lebih enceng gondok atau dengan nama ilmiah eichhornia crassipes berhasil diangkat dari danau yang berada di depan RSUD Muhammad Sani Karimun, Jumat (19/2/2021) pagi.

Berbagai instansi dan komunitas yang ada di Karimun terlibat dalam membersihkan danau di depan rumah sakit plat merah tersebut, diantaranya TNI, Polri, Basarnas, Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Karimun, OKP, Ormas, mahasiswa, pelajar dan pramuka.

Kabid Pengelolaan Sampah dan Limbah B3 Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Karimun, Mulyadi mengatakan, danau bekas galian timah yang berada di depan RSUD M Sani memang sudah tercemar oleh tanaman enceng gondok.

Tanaman air tersebut tumbuh hampir memenuhi permukaan danau sejak beberapa tahun belakangan ini, sehingga menimbulkan pencemaran lingkungan air danau dan juga merusak pandangan mata.

“Sejumlah instansi maupun komponen masyarakat di Karimun sepakat melaksanakan gotong royong mengangkat tanaman enceng gondok tersebut pada hari ini,” ujar Mulyadi.

Semuanya bertungkus lumus mengangkat enceng gondok dari permukaan air, menggunakan perahu karet milik TNI AL dan juga Basarnas.

Kata Mulyadi, enceng gondok yang sudah diangkat dan dibawa ke daratan dimanfaatkan oleh masyarakat untuk kegiatan produktif kerajinan tangan dan kebutuhan konsumtif, sebagian lagi dibuang di tempat pembuangan akhir (TPA) Sememal, Kelurahan Pasirpanjang, Kecamatan Meral Barat.

“Begitu tanaman enceng gondok diangkat, banyak masyarakat yang mengambilnya untuk berbagai kebutuhan,” jelasnya.

Mulyadi menyebut, pihaknya pada hari ini menargetkan mengangkat enceng gondok sekitar 10 lori.

“Hari ini kami targetkan 10 lori dulu, mudah-mudahan saja bisa lebih. Saat ini sekitar 2 ton enceng gondok sudah kami angkat dari danau ini. Kami berharap danau depan RSUD Muhammad Sani ini terbebas dari enceng gondok,” pungkasnya. (ham)

News Feed