by

Demi 15 Ribu, Dua Anak di Karimun Curi Bunga Keladi

KARIMUN (HK)-Bunga keladi (aglaonema) memang paling viral akhir-akhir ini. Bunga yang selama ini tak berharga itu, belakangan memiliki nilai jual yang tinggi. Jangan heran, seiring banyak yang memburu, maka permintaan bunga keladi ini meningkat.

Namun sayang, di Karimun dua anak di bawah umur terpaksa berurusan dengan polisi, gara-gara ada yang memesan bunga keladi ini.

Dua pelaku masing-masing berinisial FK (16) dan GR (16). Kedua remaja ini harus mendekam dibalik jeruji besi, karena mencuri bunga keladi. Selain keduanya, polisi juga menangkap EH (39), yang menyuruh dua remaja tanggung itu mencuri bunga. Ketiganya dibekuk Tim Bison Polres Karimun

“Kami menangkap tiga pelaku pencurian bunga keladi. Masing-masing dengan inisial FK (16), GR (16) dan EH (39). Dua pelaku pertama merupakan anak di bawah umur,” ujar Kapolres Karimun, AKBP Muhammad Adenan, saat ekspose kasus tersebut di kantornya, Kamis (11/2/2021).

Adenan menyebut, kasus tersebut terungkap ketika warga RT 04 RW 05 Kelurahan Sei Lakam Barat, Kecamatan Karimun menangkap basah pelaku FK dan GR sedang melakukan pencurian bunga di salah satu rumah warga pada 9 Februari 2021 lalu.

“Saat tertangkap basah, keduanya mengaku kepada warga bahwa melakukan pencurian bunga itu atas perintah dari pelaku EH. Warga kemudian langsung menjemput pelaku EH dan membawa ketiganya beserta korban pencurian ke Polres Karimun,” terang Adenan.

Menurut dia, kedua pelaku yang merupakan anak di bawah umur itu mengaku jika berhasil membawa bunga keladi. Maka mereka dijanjikan upah sebesar Rp15 ribu per batang oleh seseorang yang hingga kini masih dicari polisi.

“Kedua pelaku sudah melakukan pencurian bunga sebanyak 7 kali di 10 lokasi yang berbeda. Dalam menjalankan aksinya itu kedua pelaku langsung mencabut bunga keladi di rumah-rumah warga dengan tangan kosong,” jelasnya.

Dikatakan, bunga-bunga itu nantinya kembali dijual oleh pelaku yang sedang dicari itu dengan harga yang cukup fantastis kisaran ratusan ribu rupiah.

Akibat perbuatannya, ketiga pelaku dikenai pasal 363 Ayat 3e dan 4e K.U.H.Pidana tentang tindak pidana pencurian dengan pemberatan dengan hukuman 7  tahun penjara. (ham)

News Feed