by

KPPAD Kepri Minta Pembinaan Anak Harus Diperhatikan Lagi

Batam (HK) – Komisi Pengawasan dan Perlindungan Anak Daerah (KPPAD) Kepri meminta lembaga Pembinaan Khusus Anak Batam untuk membina anak yang bermasalah agar paham tindakan pidana. Hal ini disampaikan terkait ditangkapnya dua anak baru gede (ABG) yang melakukan pencurian sepeda motor dan ditangkap Polsek Sagulung, Sabtu (23/1/21) kemarin,

“Jelas, perlu pembinaan secara ekstra, agar mereka jera dan paham hukum,” ujar Komisioner KPPAD Kepri, Erry Syahrial, ketika dikonfirmasi awak media, Rabu (27/1/21).

Ia menjelaskan pembinaan secara ekstra tersebut harus betul-betul dilakukan terhadap anak-anak tersebut agar kedepannya tidak mengulangi perbuatannya lagi.

Apalagi lanjutnya, kedua ABG itu baru saja keluar dari penjara dengan kasus perbuatan yang sama hingga status residivis.

“Kalau sekarang tak dibina, dikhawatirkan setelah dewasa akan membuat kejahatan yang sama,” katanya.

Dengan kejadian ini, pihaknya mengimbau kepada seluruh orangtua untuk memperketat pengawasan dan saling terbuka dengan anaknya jika ada permasalahan yang dihadapi mereka.

Sementara itu, Kapolsek Sagulung AKP Yusriadi Yusuf melalui Kanit Reskrim Polsek Sagulung, Iptu Rifi Sitohang menyampaikan, tertangkapnya kedua ABG berinisial Ds (14) dan Ar (15) ini meminta kepada seluruh orangtua agar lebih ekstra memperhatikan anak-anaknya saat keluar apalagi di malam hari.

Kemudian mengawasi keberadaan anak-anaknya supaya bisa dikontrol lebih cepat sehingga tak tergoda dengan ajakan temannya saat keluar rumah.

“Kami meminta kepada seluruh orangtua untuk lebih cepat mengawasi keberadaan anak-anaknya bila keluar rumah apalagi di malam hari agar tak tergoda jika ada ajakan temannya diluar,” pintanya. (ded)

News Feed