by

Ini Jumlah Sengketa Hasil Pilkada Serentak 2020 Diregistrasi MK

Sebanyak 132 permohonan gugatan hasil sengketa Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020 sudah diregistrasi per 18 Januari lalu. Demikian disampaikan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK), Anwar Usman.

“Pada 18 Januari 2021 yang lalu, MK hanya meregistrasi sebanyak 132 permohonan. Awalnya ada 136, namun satu permohonan ditarik kembali, dan tiga permohonan ganda,” kata Anwar dalam keterangannya di kanal YouTube MK, Kamis (21/1).

Anwar mencatat dari 132 gugatan yang telah diregistrasi, terdapat tujuh permohonan perkara sengketa pilkada level gubernur/wakil gubernur. Lalu, 112 permohonan gugatan hasil Pilkada Bupati/Wakil Bupati dan 13 permohonan perselisihan Pilkada Wali Kota/Wakil Wali Kota.

Anwar mengatakan, 132 gugatan itu secara resmi wajib dibawa ke tahapan persidangan. Ia mengatakan MK akan menggelar sidang pendahuluan pada Selasa, 26 Januari mendatang.

“Bagi MK, menangani hasil Pilkada sudah lebih dilakukan satu dasawarsa yang lalu. MK sudah punya pengalaman, namun kali ini berbeda. Ini kali pertama MK dilakukan di masa pandemi,” kata Anwar.

Anwar menargetkan MK bisa memutus perkara gugatan sengketa Pilkada 2020 paling lama 40 hari sejak gugatan diregistrasi.

“Paling lama 24 Maret 2021 seluruh perkara gugatan perselisihan Pilkada sudah diputus,” kata Anwar. *

(sumber: cnnindonesia.com)

News Feed