by

Haji Permata Dimakamkan Sore Ini di Tanjung Sengkuang Batam

Batam (HK) – Jenazah haji permata yang diduga ditembak oleh Bea Cukai hingga meninggal dunia akan dimakamkan sore ini di Tanjung Sengkuang Kecamatan Batu Ampar Kota Batam, Sabtu (16/1/2021).

Hal tersebut disampaikan oleh salah seorang pengurus paguyuban Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) Kota Batam, Harianto saat dikonfirmasi haluankepri.com.

“Rencananya jenazah pak Haji Permata akan dimakamkan sore nanti setelah shalat ashar, karena menunggu kedatangan orang tuanya dulu,” ucap Harianto.

Diberitakan sebelumnya, Haji Permata itu diduga tertembak oleh petugas Bea Cukai Tembilahan di perairan Sungai Bela Tembilahan Kabupaten Indragiri Hilir Provinsi Riau, Jumat (15/1/2020) pagi.

Jenazah mantan ketua paguyuban paguyuban Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) itu sampai di Batam pukul 18.27 WIB dengan mengunakan kapal kayu.

Saat sampai di pelabuhan rakyat di Kelurahan Tanjung Sengkuang, Kecamatan Batu Ampar Kota Batam jenazah disambut langsung oleh keluarga serta karib kerabatnya dan kemudian langsung dibawa pakai mobil ambulance.

Paguyuban Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) Kota Batam bakal laporkan oknum Bea Cukai yang telah menembak hingga meninggal dunia seorang pengusaha Batam, Haji Permata, Jumat (15/1/2021).

Hal itu disampaikan langsung oleh ketua KKSS Kota Batam, Masrur Amin kepada media saat menyambut kedatangan jenazah mantan ketua paguyuban KKSS Kota Batam itu di pelabuhan rakyat Tanjung Sengkuang Kecamatan Batu Ampar.

Dikatakan Masrur Amin, almarhum Haji Permata itu mengalami tembakan sebanyak 3 kali di bagian dadanya, sehingga langsung meninggal dunia di laut perairan Sungai Bela Tembilahan Kabupaten Indragiri Hilir Provinsi Riau.

Pihaknya sangat menyesalkan tindakan yang dilakukan oleh Bea Cukai, sebab mereka mengambil tindakan terhadap Haji Permata itu tanpa adanya peringatan melainkan langsung menembak ke arah jantungnya.

“Kami sangat menyayangkan apa yang di lakukan oknum Bea Cukai dalam mengambil tindakan, sebab yang namanya tindakan itu tentu ada peringatan terlebih dahulu, ini mereka langsung menembak saja,” ucap Masrur Amin.

Ditegaskannya, atas kejadian tersebut maka pihaknya akan melaporkannya ke pihak yang berwajib.

Pihaknya akan melakukan investigasi, apakah yang melakukan penembakan ikut Bea Cukai Karimun atau Bea Cukai Tembilahan. Kalau nanti sudah diketahui maka akan kita lakukan proses tuntutan hukum.

“Rencananya malam ini kita akan langsung buat laporan ke Polda Kepri, karena sebelum dikebumikan besok harus ada laporan polisi dulu dan otopsi di Rumah Sakit Sakit Bhayangkara Polda Kepri,” tuturnya.

Ditambahkannya, dalam kejadian tersebut korban ada 3 orang dan yang meninggal hanya Haji Permata. Sementara yang 2 orang lagi sedang diamankan.

“Nanti kita akan meminta keterangan dari keluarganya dulu seperti apa sebenarnya kronologis kejadian, sebab informasi dari Bea Cukai lain dan dari versi keluarga juga lain. Di lokasi kejadian saksi mata banyak,” bebernya. (dam)

News Feed