by

Usai Tubrukan, Tongkang dan MV Segero Ditarik ke STS Karimun

KARIMUN (HK)-Tongkang PCF 2402 yang mengalami tubrukan dengan MV Segero berbendera Korea Selatan, saat ini sudah ditarik ke perairan Ship to Ship (STS) Karimun. Tujuannya, agar kedua kapal tersebut tidak mengganggu lalulintas kapal di lokasi kejadian tubrukan di perairan International Port Limited (IPL) timur laut Pulau Karimun Anak.

Informasi tersebut disampaikan Kepala KSOP Kelas I Tanjungbalai Karimun, Capt Barlet melalui Kabid Keselamatan Berlayar, Penjagaan dan Patroli, Capt Herbert, Jumat (15/1/2021).

“Kami sudah memerintahkan kapal patroli KSOP Tanjungbalai Karimun KN.P 352 ke lokasi untuk melakukan pengamatan secara visual dan mengendalikan keselamatan pelayaran di lokasi dengan mengarahkan kapal MV. Segero dan TB Indah Laut 2201 dengan Tongkang PCF2402 untuk bergerak di perairan yang lebih aman yaitu di area STS Tanjungbalai Karimun,” ujar Capt Herbert.

Selain itu, pihaknya juga telah berkoordinasi dengan unit-unit terkait seperti VTS Batam dan Pangkalan PLP Tanjung Uban. Langkah-langkah ini dilakukan untuk memastikan keselamatan pelayaran di sekitar lokasi kejadian.

“Berdasarkan pengamatan KN. P 352 sementara tidak ditemukan adanya pencemaran maupun tumpahan minyak. Kami akan melakukan pendalaman terhadap penyebab kecelakaan dan berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait untuk penanganan lebih lanjut. Saat ini pengamanan di lokasi dibantu oleh kapal patroli pangkalan PLP Tanjung Uban yaitu KN. Kalimasahada dan KN.Rantos,” ujarnya.

Herbert memastikan kecelakaan ini tidak mengganggu operasional pelayaran di TSS.

Sebagai informasi, Kapal Patroli KPLP KN. Rantos melaporkan bahwa haluan kapal MV Segero telah terlepas dari Tongkang PCF 2402 pada Kamis, 14 Januari sekitar pukul 22.50 WIB.

Herbert menjelaskan, pada Rabu, 13 Januari sekitar pukul 17.00 WIB Kapal TB Indah Laut 2201 yang menarik tongkang PCF 2402 berangkat dari Tanjungbalai Karimun.

Kemudian, pada Kamis, 14 Januari dinihari saat TB Indah Laut 2201 memotong TSS menuju ke Singapura terjadi tubrukan dengan MV Segero pada lambung kiri tongkang PCF 2402.

“Lokasi kejadian di dalam TSS Selat Singapore di Crossing Area East Bound Lane (± 3,6 NM sebelah timur Pulau Karimun Kecil). Tidak lama setelah terjadi tubrukan kedua kapal bergerak keluar dari TSS ke arah Selatan agar tidak menghambat kapal-kapal yang berlalu lintas di dalam TSS,” jelas Capt Herbert. (ham)

News Feed