by

Spanyol Alami Suhu Terendah

Penduduk di Spanyol tengah berjuang menghadapi suhu beku setelah salju lebat yang turun pada akhir pekan menyebabkan kondisi berbahaya. Setidaknya tujuh orang tewas, dua di antaranya tunawisma akibat suhu ekstrem yang tidak biasa ini.

Di Molina de Aragon dan Teruel, pegunungan di sebelah timur Ibu Kota Madrid, suhu turun hingga -25C, suhu terdingin di Spanyol setidaknya dalam dua dekade terakhir. Sementara di Madrid, suhu turun hingga -16C pada Senin (11/1/2021), dengan banyak korban dibawa ke rumah sakit karena patah tulang akibat tergelincir.

Sumber medis mengatakan kepada El Mundo setiap hari bahwa ada 1.200 kasus patah tulang pada hari Senin di rumah sakit wilayah Madrid, yang disebabkan oleh kecelakaan di atas es – rata-rata 50 kasus per jam.

Salju tebal yang ditinggalkan oleh Badai Filomena telah berubah menjadi es, mengganggu transportasi. Ada jumlah salju dan es yang luar biasa di Spanyol, di mana musim dingin biasanya cukup sejuk, demikian diwartakan BBC.

Setidaknya tujuh korban tewas dilaporkan tewas akibat cuaca dingin ini. Dua kematian dilaporkan di Barcelona, dua orang di Madrid, dua korban di Malaga, dan seorang lagi di Zaragoza.

Panggilan darurat yang melonjak mendorong pemerintah Madrid mengimbau para lansia untuk tetap tinggal di rumah. Kondisi diperparah dengan terjadinya mati lampu di beberapa wilayah Madrid.

Kondisi cuaca menyebabkan gangguan lalu lintas dan penerbangan di Spanyol.

Surat kabar El Pais melaporkan bahwa pemerintah telah mengoperasikan 1.300 kendaraan pembersih salju untuk menyapu 12.100 km jalan dari salju.*

(sumber: okezone.com)

News Feed