by

Prajurit Lanal Karimun Goro Bangun Kampung Bahari Nusantara di Pulau Jang

KARIMUN (HK)-Seluruh Prajurit Lanal Tanjung Balai Karimun (Lanal TBK) melaksanakan Gotong royong membangun Kampung Bahari Nusantara di Desa Jang, Pulau Jang, Kecamatan Moro yang menjadi wilayah kerja Lanal TBK.

Kegiatan ini merupakan Program dari TNI Angkatan Laut dalam rangka Pencanangan Kampung Bahari Nusantara di seluruh Indonesia yang dipimpin oleh Kepala Staf TNI AL Laksmana TNI Yudo Margono.

Gotong royong yang dilaksanakan di Pulau Jang selama 2 hari, Jumat (8/1/2021) Hingga Sabtu (9/1/2021) dipimpin langsung oleh Danlanal TBK Letkol Laut (P) Maswedi yang diikuti Pjs Palaksa Kapten Laut (P) Bagus Setiawan, perwira, staf, bintara dan tamtama serta warga Desa Jang.

Danlanal Tanjungbalai Karimun, Letkol Laut (P) Maswedi mengatakan, kegiatan pada Jumat meliputi, pemasangan instalasi listrik di Joglo, pemberian bantuan berupa net bola voli, kaos tim bola volley, 1 unit Bola volley dan 1 unit Bola kaki serta pertandingan persahabatan bola Voli dengan warga Desa Jang.

Kemudian, pada malam harinya dilanjutkan ramah tamah dengan warga Desa Jang yang dihadiri Camat Moro Khaidir, Kepala Desa Jang Kurniawan dan tokoh masyarakat setempat.

Kegiatan dilanjutkan pada Sabtu dengan pembersihan Masjid Al Jannatun Naim, perpindahan tempat baliho, pengecatan dermaga Pelabuhan Jang, pengecatan tugu pantai Desa Jang, pembersihan dan pengecatan di pantai Pulau Manda dan pembuatan gapura.

“Kegiatan pencanangan Kampung Bahari Nusantara di Pulau Jang meliputi pembangunan gapura, joglo dan rumah pintar atau taman baca, pemasangan wifi, pembersihan dermaga, nama pantai Pulau Jang dan masjid Al Jannatun Naim, pembersihan dan pengecatan Pulau Manda serta membantu budidaya rumput laut dan produksi kerupuk ikan warga Desa Pulau Jang,” jelas Maswedi.

Dikatakan, penyelenggaraan Kampung Bahari Nusantara sesuai dengan Keputusan Kasal Nomor Kep/2639/VII/2018 tanggal 23 Juli 2018 tentang Dokrin Pemberdayaan Wilayah Pertahanan Laut, menyatakan bahwa dalam kegiatan Binpotmar TNI Angkatan Laut diantaranya dilaksanakan melalui menyelenggarakan Pembinaan Ketahanan Wilayah Maritim (Bintahwilmar).

Tujuannya untuk membangun dan mengembangkan kekuatan matra laut serta membantu pemerintah dalam menyiapkan potensi nasional yang meliputi geografi, demografi dan kondisi sosial dalam rangka membangun kekuatan pertahanan nasional. Bintahwilmar dilaksanakan secara terpadu oleh TNI Angkatan Laut dengan instansi pemerintah, lembaga non kementerian serta dengan komponen bangsa lainnya.

Dalam melaksanakan Bintahwilmar, TNI Angkatan Laut diantaranya menyelenggarakan Kampung Bahari Nusantara sebagai wadah pembinaan wilayah pesisir.

Penyelenggaraan Kampung Bahari Nusantara bertujuan memecahkan permasalahan ekonomi, kesehatan dan edukasi bagi masyarakat pesisir. Dengan dibentuknya Kampung Bahari Nusantara diharapkan kesejahteraan dan taraf hidup masyarakat pesisir meningkat sehingga dapat disiapkan untuk menjadi kekuatan pendukung sistem pertahanan semesta.

“Tujuan dari penyelenggaraan Kampung Bahari Nusantara adalah untuk mewujudkan suatu kampung yang mampu menjadi wadah kemanunggalan TNI dan rakyat dalam rangka mendukung pelaksanaan tugas Binpotmar TNI Angkatan Laut untuk mengembangkan potensi wilayah maritime yang meliputi edukasi, ekonomi, pariwisata, kesehatan dan pertahanan,” terang Maswedi.

Sementara, sasaran penyelenggaraan Kampung Bahari Nusantara adalah untuk terwujudnya ruang juang yang tangguh berupa wilayah pertahanan aspek laut yang siap sebagai mandala perang atau mandala operasi dan mendukung bagi kepentingan operasi satuan sendiri dalam memenangkan pertempuran laut.

Kemudian, terwujudnya alat juang yang tangguh berupa tersedianya komponen cadangan dan komponen pendukung yang sudah terorganisir secara nyata dengan segenap perlengkapannya yang siap digunakan untuk kekuatan pengganda TNI Angkatan Laut untuk memenangkan pertempuran laut.

Selanjutnya, terwujudnya kondisi juang yang tangguh berupa kondisi dinamis masyarakat dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara yang tercermin dalam sikap dan perilaku yang dijiwai oleh kecintaannya kepada NKRI yang berdasarkan Pancasila dan UUD Tahun 1945, bertanggung jawab dan rela berkorban dalam pengabdian kepada negara dan bangsa.

“Terakhir untuk terwujudnya kemanunggalan TNI dengan rakyat yang tangguh berupa ikatan yang kokoh dan kuat serta bersatu padunya TNI/TNI Angkatan Laut dengan rakyat,” pungkas Maswedi. (ham)

News Feed