by

Siapa yang Boleh dan Tidak Boleh Disuntik Vaksin Covid-19?

Program vaksin di Indonesia akan dilakukan pertengahan pekan depan. Melalui Menteri Kesehatan (Menkes), Budi Gunadi Sadikin, diketahui bahwa Presiden Joko Widodo dan para anggota Kabinet Indonesia Maju akan menjadi penerima vaksi pertama, yang dijadwalkan disuntikan pada 13 Januari mendatang.

Namun, di seluruh anggota kabinet itu, Wakil Presiden Ma’ruf Amin dinyatakan tidak akan menerima vaksin itu. Juru bicara wapres, Masduki Baidlowi, menyatakan Ma’ruf tidak dapat divaksinasi karena faktor usia.

“Karena Pak Wapres berusia di atas 60 tahun, jadi beliau tidak memungkinkan untuk divaksin dengan vaksin yang ada sekarang, yang Sinovac itu,” terang Masduki seperti dikutip dari CNN Indonesia, Rabu (6/1/2021).

Sementara, Majelis Ulama Indonesia (MUI) melalui Komisi Fatwa menyampaikan hukum vaksin Covid-19 yang diproduksi produsen asal China, Sinovac. Penyampaian disampaikan oleh Ketua MUI Bidang Fatwa Asrorun Niam Sholeh dalam keterangan pers secara virtual, Jumat (8/1/2021).

“Komisi Fatwa sepakat vaksin Covid-19 yang diproduksi Sinovac China hukumnya suci dan halal. Ini yang terkait aspek kehalalan,” kata dia.

Terkait penggunaan, Asrorun bilang MUI masih menunggu aspek keamanan dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

Berikut daftarnya :

Pertama, Jika pernah mengidap Covid-19, sedang hamil atau menyusui, menderita gejala ISPA dalam tujuh hari terakhir, memiliki riwayat alergi berat, penyakit ginjal, reumatik, sakit saluran pencernaan kronis, vaksin Corona tidak diberikan.

Kedua, Bagi penderita penyakit diabetes melitus DM tipe 2 terkontrol dan HbA1C di bawah 58 mmol/mol atau 7,5%, vaksinasi tidak diberikan.

Ketiga, Bila suhu badan penerima vaksin sedang demam (di atas 37,5 derajat Celcius) vaksinasi akan ditunda terlebih dahulu. Hal ini juga berlaku kepada pasien yang pernah mengidap penyakit paru.

Sementara itu pemerintah menyatakan bahwa vaksinasi dengan vaksin sinovac ini akan diprioritaskan kepada beberapa golongan, yaitu kelompok sosial/pekerjaan yang memiliki resiko terpapar paling tinggi, kelompok dengan resiko penyakit berat akibat covid-19 (memiliki komorbid), dan tenaga kesehatan. *

(sumber: harianhaluan.com)

News Feed