by

Varian Virus Corona Inggris, Prancis Konfirmasi Kasus Pertama

Kementerian Kesehatan Prancis mengonfirmasi munculnya kasus pertama dari varian baru virus corona dari Inggris.

Pasien tersebut adalah seorang Prancis yang tinggal di Inggris. Dia tak menunjukkan gejala dan mengisolasi diri di rumahnya di Tours, Prancis tengah.

Orang tersebut tiba dari London pada 19 Desember dan menjalani pemeriksaan di rumah sakit pada 21 Desember dan dinyatakan positif mengidap jenis virus yang dikenal sebagai VOC 202012/01.

“Otoritas kesehatan telah melakukan pelacakan kontak untuk para profesional kesehatan yang merawat pasien,” kata kementerian itu dalam sebuah pernyataan dikutip dari AFP.

Kontak mereka yang dianggap rentan juga akan diisolasi, kata pernyataan itu. Hingga kini, beberapa sampel positif yang mungkin menunjukkan varian VOC 202012/01 sedang diurutkan oleh laboratorium spesialis Institut Pasteur nasional, pernyataan itu menambahkan.

Sebelumnya, Jerman juga mencatat kasus pertama varian baru virus corona (Covid-19) yang berasal dari Inggris pada Kamis (24/12). Kasus ditemukan dari seorang perempuan yang datang dari London.

“Ini adalah kasus pertama yang diketahui di Jerman. Hari ini varian virus B.1.1.7 terdeteksi di sana,” mengutip pernyataan Kementerian Kesehatan negara bagian Baden-Wuerttemberg.

Wanita itu tiba di Bandara Frankfurt, Jerman pada Minggu (20/12). Dia berangkat dari Bandara Heathrow di London, Inggris.

Pemerintah Jerman sendiri telah memperpanjang larangan kedatangan dari Inggris pada Selasa lalu (22/12) hingga 6 Januari mendatang. Larangan dikeluarkan lantaran ada varian virus corona baru di Inggris.

Selain Jerman, sejumlah negara juga telah menutup kedatangan dari Inggris demi mencegah penularan virus corona varian baru yang disebut lebih cepat menular.*

(sumber: cnnindonesia.com)

News Feed