by

Pengamat Politik: PKB Batam Harus Selektif Cari Ketua Baru

Batam (HK) – Pengamat politik dari Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH) Tanjungpinang, Provinsi Kepri, Adji Suradji Muhammad mengatakan bahwa Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kota Batam harus selektif dalam mencari Ketua baru, guna mengisi kekosongan Ketua DPC PKB Batam sepeninggal almarhum Jeffry Simanjuntak.

Sebagaimana diketahui bersama, Ketua DPC PKB Kota Batam yang juga Anggota Komisi III DPRD Batam, Jeffry Simanjuntak meninggal dunia pada 20 November 2020 lalu di RS Awal Bross Batam.

Menurutnya, PKB perlu benar-benar menggunakan mikroskop politiknya dalam menyeleksi kader yang mumpuni untuk menjadi nakhoda Partai besutan Mantan Presiden Indonesia, Almarhum Gus Dur ini. Apalagi Batam merupakan wilayah yang mendominasi pemilih di Provinsi Kepulauan Riau (Kepri).

“PKB harus selektif, harus menggunakan mikroskop politiknya menyeleksi kader terbaiknya, mencari figur tepat pengganti Almarhum (Jeffry Simanjuntak, red),” ujar Adji Suradji Muhammad menjawab pertanyaan awak media, Kamis (24/12/20).

Karenanya, kata Suradji (panggilan akrabnya), PKB perlu melakukan konsolidasi partai, guna melihat apa yang menjadi keinginan kader. Apalagi menurutnya PKB tidak boleh tercerabut dari akar Nahdliyyin sebagai basis massa partai berlambang bintang sembilan itu.

Terakhir, Ia mengingatkan bahwa tahun 2024 menjadi ajang tarung bebas semua Partai, tak terkecuali di Batam dan Kepri secara umum. Dimana pemilihan eksekutif dan pemilihan legislatif rencananya dilakukan serentak.

Apa yang dikemukakan oleh Suradji seirama dengan keinginan kader. Meski tidak ingin disebutkan namanya, para kader PKB Batam berharap pengganti Almarhum punya kapasitas yang lebih atau minimal sama, karena menurutnya tantangan kedepan lebih kompleks.

Ada beberapa kriteria pengganti Almarhum Jeffry Simanjuntak menurut kader, diantaranya punya komitmen dan konsep membesarkan partai, atau punya konsep bagaimana PKB Batam bisa meraih 1 kursi di setiap Daerah Pemilihan (Dapil).

“Punya komitmen dan konsep bagaimana PKB Batam bisa meraih 1 kursi di setiap Dapil, atau minimal 1 fraksi di DPRD Batam,” ungkap kader PKB Batam yang tak mau namanya disebutkan.

Yang tak kala penting, lanjutnya, harus punya komitmen bagaimana mewujudkan kantor permanen untuk DPC PKB Batam. Sehingga ada sekretariat tetap sebagai pusat pergerakan partai.

Dari kriteria tersebut, muncul sejumlah nama yang digadang menjadi Ketua DPC PKB Batam yang definitif, salah satu nama itu adalah Hendrik, Anggota Fraksi PKB DPRD Batam dari Dapil Sekupang-Belakangpadang.

Dihubungi terpisah, Hendrik secara politis mengatakan bahwa dia adalah kader partai, dan sebagai kader ia harus siap setiap saat ketika partai menugaskan.

“Saya ini petugas partai, harus siap kapan dan dimana pun partai menugaskan,” tegasnya.

Termasuk menurutnya, ketika menjawab pertanyaan media apakah ia siap mengemban amanah sebagai Ketua DPC PKB kedepan. “Saya harus siap, dan saya siap membesarkan partai,” ungkapnya.

Termasuk ketika ditanya kriteria di atas, ia mengaku sangat siap. Apalagi menurutnya meraih 1 fraksi bukan perkara yang sangat pelik, namun dia sangat optimis karena PKB adalah partai besar dan punya basis massa.

“PKB ini partai besar, pernah punya presiden, apalagi kita punya basis massa yang fanatik. 1 fraksi atau bahkan 1 kursi setiap Dapil bukan hal yang mustahil,” tegasnya lagi.

Terakhir, Anggota Legislatif yang dekat dengan media ini mengatakan, bahwa siapapun nanti yang mendapatkan amanah harus bisa mewujudkan apa yang menjadi harapan kader.

Informasi yang dihimpun, bahwa saat ini pucuk pimpinan DPC PKB Batam diambil alih oleh DPP sampai nanti adanya ketua definitif hingga 31 Mei 2021 mendatang. (ays)

News Feed