by

Jambret di Sagulung, Dua Pelaku Dibekuk di Jodoh Saat Tidur

Batam (HK) – Tim Opsnal Polsek Sagulung langsung berhasil membekuk dua pelaku jambret saat tidur di kamar ruko di Pasar Tanjung Pantun Jodoh, Batuampar, pada Senin (30/11/20) sekira pukul 20.00 WIB.

Kedua pelaku tersebut merupakan Herman (33) yang tinggal di ruko lantai 4 Tanjung Pantun Jodoh, Kecamatan Batu Ampar, yang juga merupakan resedivis, dan Andro Suhanda (34) yang berdomisili di Taman Cipta Indah, Kecamatan Batuaji.

Sedangkan, barang bukti yang diamankan 1 unit handphone,1 buah tas sandang, ATM berbagai jenis, 1 buah SIM A dan 1 buah kartu parkir serta 1 STNK motor.

Kapolsek Sagulung, AKP Yusriadi Yusuf menceritakan kronologis, dimana pada Senin (2/11/20) sekira pukul 13.30 Wib, Anelia Kristina Sihombing bersama temannya hendak pulang kerumah dengan menaiki sepeda motor dijalan raya depan SMA 5 Batam, Sagulung. Namun korban dibonceng dan memegang handphone miliknya.

Tak disangka, tiba-tiba datang dua orang yang mengendarai sepeda motor merk Verza warna hitam langsung merampas handphone milik korban merk Realme 5 I yang seharga Rp 2,5 juta.

“Setelah mendapat laporan dari korban, tim Opsnal Polsek Sagulung pun langsung mendatangi TKP serta mendapat keterangan saksi yang melihat, bahwa ciri ciri pelaku berjumlah 2 orang,” katanya Yusriadi, Selasa (2/12/20) siang.

Kemudian ketika dikembangkan, keberadaan pelaku langsung diketahui yang berada di kamar ruko di Pasar Tanjung Pantun Jodoh yang saat itu pelaku sedang tidur. Pelaku pun langsung diamankan bersama barang buktinya ke Polsek sagulung untuk pengembangan lebih lanjut.

“Menurut pengakuan pelaku sudah melakukan pencurian (Jambret) berulang kali sebanyak 9 Kali yakni 5 kali di daerah Sagulung, 2 kali di Batu Ampar dan 2 kali di daerah Lubuk Baja,” katanya menyampaikan.

Masih katanya, kedua pelaku ini masih dalam lidik. Soalnya kedua pelaku ini merupakan resedivis dan kita tak tahu apakah ada korban lainnya yang belum melapor.

“Kita masih dalam pengembangan dan kita tak tahu apakah ada korban lainnya,” tegasnya.

Maka dari itu, kedua pelaku ini disangkakan dengan pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan, dengan ancaman 9 tahun kurungan penjara. (ded)

News Feed