by

Tanjung Sauh Diusulkan Jadi KEK dan Bakal Menyerap 70 Ribu Tenaga Kerja

Batam (HK) – Kawasan Tanjung Sauh Kecamatan Nongsa diusulkan menjadi Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) pelabuhan kontainer. Pembangunan Kawasan Tanjung Sauh itu akan menyerap nilai investasi sebesar Rp 33 triliun.

Tanjung Sauh itu memiliki luas 843,779 hektar. Dimana, seluas 683,799 hektar atau sekitar 81 persen untuk industri dan pelabuhan.

Dalam presentasi investor, dengan nilai investasi sekitar Rp 33 triliun diperkirakan akan menyerap tenaga kerja sebanyak 70 ribu orang nantinya.

Dalam rapat rencana KEK itu, dihadiri oleh Pjs Walikota Batam, Syamsul Bahrum, Ketua DPRD Kota Batam Nuryanto, Wakil Ketua II DPRD Kota Batam Ruslan Ali Wasyim dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kota Batam, Selasa (24/11/2020) di Ruang Rapat Pimpinan DPRD Kota Batam.

Disampaikan Syamsul, sebagian besar persyaratan telah disiapkan oleh tiga perusahaan konsorsium Panbil Group yang akan mengembangkan kawasan tersebut.

“Hanya saja masih ada beberapa persyaratan lagi yang harus dipenuhi. Dari 17 persyaratan, masih ada sekitar empat lagi. Salah satunya MoU dengan Pemko Batam dan DPRD Batam,” ucap Syamsul.

Menurut Syamsul, dari Pemko Batam sudah melakukan sejumlah hal dari meninjau lokasi, memberikan rekomendasi setuju, juga dukungan perihal pembangunan pelabuhan.

Sementara itu izin dari Pemerintah Provinsi Kepri dan Pemko Batam sudah ada, namun dari DPRD Kota Batam belum ada mengeluarkan rekomendasi.

“Tanpa DPRD Batam, tidak akan pernah ada KEK. Di pusat belum disetujui karena belum ada persetujuan DPRD,” terangnya. (dam)

News Feed