by

APBD Kepri 2021 Naik 0,7 Persen

TANJUNGPINANG (HK)- Pemerintah Provinsi Kepri akhirnya menyampaikan nota keuangan ranperda APBD tahun 2021 pada paripurna DPRD, Rabu (25/11).

Yangmana, pada nota keuangan tersebut APBD Kepri tahun 2021 diprediksi sebesar Rp 3,986 Triliun. Jumlah ini meningkat 0,7 persen dibandingkan APBD tahun 2020 lalu.

Hal ini disampaikan Ketua DPRD Kepri Jumaga Nadeak SH pada sidang paripurna penyampaian nota keuangan dan Ranperda APBD Kepri tahun 2021 di kantor DPRD Kepri Dompak.

Jumaga mengharapkan dengan meningkatnya APBD Kepri tahun 2021, dapat pula meningkat perekonomian dan kesejahteraan masyarakat Kepri.

“Semoga dengan meningkatnya APBD Kepri tersebut, juga turut meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” pinta Jumaga.

Tak hanya itu, Jumaga juga mengharapkan pemerintah Provinsi Kepri mampu memaksimalkan APBD Kepri tahun 2021 untuk peningkatan pembangunan di Provinsi Kepri.

“Khusus nya pada pembangunan yang mampu meningkatkan PAD Kepri,” jelas Jumaga.

Serta lanjut Jumaga mampu menggali sumber PAD baru yang dapat dimanfaatkan seperti potensi kemaritiman Kepri.

Sebelumnya, Pjs Gubernur Provinsi Kepri Bahtiar Baharuddin menyampaikan nota keuangan ranperda APBD tahun 2021 dengan rincian sebagai berikut :

Pendapatan Daerah Provinsi Kepri sebesar Rp 3,736 Triliun yang berasal dari Pendapatan Asli Daerah sebesar Rp 1,387 Triliun, Dana Perimbangan sebesar Rp 2,348 Triliun dan pendapat lain-lain sebesar Rp 1,284 Miliar.

Sementara untuk Belanja Daerah pada APBD Provinsi Kepri 2021 sebesar Rp 3,986 Triliun dan pembiayaan daerah yang mencapai Rp 250 miliar yang berasal dari silpa tahun sebelumnya.(Efr/Zuk)

News Feed