by

Penggunaan Dana Desa Harus untuk Kesejahteraan Masyarakat

Batam (HK) – Ditjend PPMD Kementrian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi RI, Samsul Widodo, berharap keberadaan dana desa harus mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa.

Karena semua prioritas dana desa diperuntukan bagi kegiatan pembangunan, peningkatan kualitas hidup hingga pengangkatan kemiskinan masyarakat desa itu sendiri.

“Dan itu yang terus kita dorong agar dana desa benar-benar nyata dirasakan manfaatnya, ” jelas Samsul Widodo saat membuka Rapat Evaluasi Dana Desa Tahun 2020 dan Sosialisasi Permendes Nomer 13 Tahun 2020 bertempat di Ibis Styles Hotel Batuampar Batam, Selasa (24/11/2020).

Rapat yang dilaksanakan dari 23 s/d 26 November 2020 kali ini mengangkat tema “Prioritas Penggunaan Dana Desa Tahun 2021” Provinsi Kepri Tahun Anggaran 2020.

Menurut Samsul Widodo, penggunaan dana desa harus berangkat dari usulan dan hasil musyawarah masyarakat. Mereka yang menentukan semua rencana kegiatan sesuai dengan keperluan dan kebutuhan desa.

Dan dana desa ini juga sambungnya, harus digerakan secara swakelola oleh semua lapisan masyarakat desa. Dengan kata lain, mereka yang mengusulkan, mereka yang mengerjakan hingga mereka pula yang nanti merasakan manfaatnya.

Karena dengan menggerakan sumber daya yang ada di desa, baik bahan baku tenaga kerja dalam hal ini masyarakat desa itu sendiri, dipastikan aktifitas ekonomi desa dengan sendirinya bergerak.

Samsul juga menambahkan, kalau semua kegiatan yang bersumber dari dana desa tersebut, harus sudah sesuai dengan Rencana Kerja Desa dan telah pula mendapatkan persetujuan atasan dan juga Bupati.

Untuk prioritas penggunaan dana desa tahun 2021 disebutkan bahwa seusai SDGs, akan lebih diprioritaskan untuk mewujudkan desa tanpa kemiskinan dan kelaparan. Juga desa ekonomi tumbuh merata, desa peduli kesehatan hingga desa peduli lingkungan.

Juga ada desa ramah perempuan, desa penduli dengan pendidikan, desa berjejaring hingga desa tanggap budaya untuk percepatan pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan, akhir Samsul Widodo.

Sementara itu Kadis PMD dan Kependudukan Catatan Sipil Provinsi Kepri, Sardison, dalam sambutannya berharap, melalui kegiatan rapat kali ini, bisa dilakukan evaluasi reguler atas pengelolaan dana desa Provinsi Kepri tahun 2020.

Juga sambung Sardison, rapat kali ini bisa menghasilkan perumusan langkah langkah pemecahan masalah, yang timbul dalam pengelolaan pelaksanaan dana desa sepanjang satu tahun pelaksanaan.

Dari pelaksanaan rapat kali ini, juga akan tercipta koordinasi dalam pelaksanaan pengololaan dana desa, sekaligus mengkoordinasikan kepada seluruh satuan kerja kabupaten, untuk rencana pelaksanaan dana desa tahun 2021 mendatang.

Di akhir sambutannya tak lupa Sardison juga mengingatkan, pentingnya konsolidasi Rencana Kerja Tindak Lanjut (RTKL) masing masing kabupaten, sekaligus sosialisasi Permendes No 13 Tahun 2020 Tentang Prioritas Penggunaan Dana Desa Tahun 2021, jelasnya mengakhiri. (r)

News Feed