by

Kendaraan Muatan 6 Ton Sudah Bisa Lewati Jembatan II Dompak

Tanjungpinang (HK) – Jembatan II Dompak akhirnya rampung diperbaiki dan mampu dilewati kendaraan bermuatan hingga 6 Ton.

Hal ini disampaikan Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum Penataan ruang dan Pertanahan (PUPP) Pemprov Kepri, Rody Yantari, saat menyaksikan uji coba dinamik loading test di atas Jembatan II Dompak, akhir pekan lalu.

“Alhamdulillah, setelah selesai kita perbaiki hari ini dilakukan pengujian kekuatan jembatan sebelum jembatan tersebut kembali dibuka untuk umum,” ungkap Rosy.

Disampaikan Rosy, pengerjaan perbaikan jembatan ini selesai lebih cepat dari tempo yang ditentukan di dalam kontrak kerja antara pemerintah dan kontraktor.

”Jembatan ini diuji dengan menggunakan alat uji yang digunakan GSI, sistem kekuatan jembatan hasilnya sangat baik. Dua hari sudah dilakukan uji tes, Senin sudah bisa dibuka normal,” jelas Rody.

Menurut Rody, perbaikan kembali akan dilakukan di tahun anggaran 2021 mendatang. Karena itu, pihaknya membatasi daya berat kendaraan yang boleh melintas di jembatan tersebut.

”Jadi kendaraan yang boleh melintas kendaraan di bawah tonase 3 ton sampai 6 ton. Kendaraan seperti truk, bus belum bisa melewati jembatan ini,” jelas Rody kembali.

Pengerjaan perbaikan jembatan ini dilakukan kontraktor PT. Wassenar Karya Marga dengan penawaran sebesar Rp8,7 miliar dari pagu anggaran Rp9,3 miliar.Proses pekerjaan dimulai pada Mei 2020 lalu.

Rencananya, di tahun 2021 mendatang Pemprov Kepri optimis menyelesaikan proses perbaikan dari 165 tiang jembatan kini 68 tiang yang sudah selesai diperbaki.

Didampingi pimpinan kontraktor PT WKM Nurul Fauzi, Rody menambahkan untuk perbaikan lanjutan pihaknya sudah mengalokasikan anggaran sedikitnya Rp10 miliar.

”Kami berharap pengerjaan lanjutan nanti, kontraktor jauh lebih baik yang mengerjakan saat ini,” harap Rody.

Sementara itu, kontraktor PT WKM Nurul Fauzi menyampaikan, pengerjaan proyek jembatan ini tidak terdapat banyak hambatan di lapangan.

”Alhamdulillah kami bisa kejar target, dan memenuhi janji petahana Gubernur Kepri, jembatan ini berhasil kami selesaikan dengan sisa waktu 20 hari ke depan. Kami merasa puas. Ke depan masyarakat di Tanjungpinang khususnya bisa kembali menggunakan jembatan ini seperti biasa,” terang Fauzi. (efr)

News Feed