by

BP Batam Bekerjasama dengan Tenant Ini untuk Pembayaran Air

Mulai 15 November 2020 lalu, pengelolaan air minum di Batam sudah berada di bawah tanggung jawab BP Batam dan dioperasikan oleh PT Moya Indonesia.

Namun, hingga 30 November 2020 mendatang, sesuai kesepakatan, tagihan rekening pelanggan masih diproses oleh PT ATB. Setelah itu, semuanya akan dikelola oleh BP Batam secara utuh. Untuk pembayaran tagihan air pelanggan setiap bulannya, BP Batam telah bekerjasama dengan beberapa bank dan tenant.

Kepala Biro Humas Promosi dan Protokol BP Batam, Dendi Gustinandar mengungkapkan, ada sekitar 42 tenant yang dapat digunakan pelanggan untuk membayar tagihan air. Ke-42 tenant itu adalah, Bank CIMB Niaga; Bank UOB; Bank Riau Kepri, Bank BTN; Bank Bukopin; Indomaret; Alfamart; Bukalapak; Lazada; Blibli; Dana; Linkaja; Gojek; Grabpay; Shopee; Tokopedia; Fastpay; Paytren.

Bebas-bayar; Mybeb; Paykaltimtara; Bantenpay; Jogjakita; Truemoney; PPOB Koin; PPOB Bukopin; PPOB JPM; PPOB Dekape; PPOB Imedia; PPOB MPE; PPOB SYB; PPOB Redision.

PPOB JKPINDO; PPOB XLINK; PPOB Ottopay; PPOB MST; PPOB NFT; Bank BPRKS; PPOB BMS; PPOB MKM; PPOB Tektaya; dan PPOB Griyabayar.

Selain itu, BP Batam juga telah mengoperasikan Kantor Pelayanan Pelanggan (KPP) SPAM Batam mulai Senin, 16 November 2020 lalu.

“KPP akan melakukan pelayanan di luar collection rekening atau pembayaran, seperti sambungan baru, pengaduan, dan hal-hal yang berkaitan dengan operasional lainnya,” tambah Dendi.

“Masyarakat yang ingin menyampaikan keluhan atau menginginkan informasi juga dapat menghubungi Call Centre 150155,” ucapnya. (hkc/adv)

News Feed