by

Warga Marina Blokade Jalan Proyek Pemotongan Lahan

Batam (HK) – Akibat jalan licin serta banyaknya pemotor jatuh saat melintas dari jalan raya Marina City, warga Marina memblokade jalan proyek pemotongan lahan yang berada di ruli kebun sayur, kelurahan Tanjung Riau, Sekupang, Kamis (19/11/20) sekira pukul 19.00 WIB kemarin malam.

“Aktivitas truk tanah ini sudah berjalan sejak Agustus. Warga sebenarnya tidak mempermasalahkan aktivitas ini. Tapi akhir-akhir ini pengelola membiarkan tanah-tanah yang terjatuh di jalan dan mengakibatkan banyak korban berjatuhan,” kata Agus, warga Marina Central Sekupang.

Dia pun menuturkan, sebenarnya aktivitas truk tanah roda 10 ini sudah melanggar Peraturan Daerah (Perda) Nomor 16 Tahun 2007 terkait ketertiban lalu lintas. Apalagi, truk tanah itu mengangkut tanpa memberikan penutup tanah dan tak membersihkan ban mobilnya saat keluar proyek.

Ia sangat menyesalkan tindakan proyek yang mengabaikan kesepakatan warga. Ia juga mengaku khawatir dengan terus berjalannya aktivitas tersebut tanpa mengikuti aturan yang ada.

“Kemarin ada ibu-ibu dan remaja jatuh saat melintas dengan kendaraannya,” ungkapnya di lokasi pemotongan lahan, Jumat (20/11/20) pagi.

Dikarenakan banyak korban berjatuhan, akhirnya warga sekitar menghentikan aktivitas tersebut sementara waktu sembari menunggu pemerintah setempat untuk mengatasi permasalahan banyak korban berjatuhan tersebut. (ded)

News Feed