by

Plh Kepala BP Batam: Kualitas Air Bagus, Investor Makin Tertarik ke Batam

Plh. Kepala BP Batam, Purwiyanto, mengatakan, semakin baik layanan dan berkualitasnya air bersih di Batam, diharapkan makin menarik minat investor untuk berinvestasi di Batam.

Demikian dikatakan saat penandatanganan Berita Acara Pengakhiran Perjanjian Konsesi antara Badan Pengusahaan (BP) Batam dengan PT Adhy Tirta Batam (ATB) di Marketing Center BP Batam, Batam Centre, Batam, pada, Jumat, 13 November 2020 lalu .

Untuk itu, lanjut Purwiyanto, BP Batam berkomitmen melayani Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) di Batam dengan sebaik-baiknya guna mengakomodir kebutuhan air bersih masyarakat Batam.

“BP Batam juga menempatkan masyarakat sebagai prioritas utama dalam pelayanan SPAM,” ucapnya lagi.

Diketahui, pasca berakhirnya konsesi antara BP Batam dan PT ATB, pengelolaan air minum di Batam sudah berada di bawah tanggung jawab BP Batam dan dioperasikan oleh PT Moya Indonesia sejak 15 November 2020 kemarin.

Sementara itu, Direktur Utama Moya SPAM Batam, Sutedi Raharjo, mengemukakan, kesiapan operasional PT Moya sudah sesuai seperti perencanaan awal.

“Kita sudah menyiapkan secara teknis dan administrasi. Dan ke depan kita berupaya untuk bisa lebih baik. PT Moya tetap pada visinya, kita akan menjadi mitra pemerintah, terutama dari sektor pengadaan air minum, karena pengadaan air minum ini menjadi tanggung jawab pemerintah secara umum sehingga seluruh kebijakan ada pada pemerintah dan kami dari mitra swasta tetap siap akan mendukung hal tersebut,” kata Sutedi Raharjo.

Dikatakannya, Moya Indonesia melalui koordinasi dengan BP Batam, dalam hal ini melakukan SPAM Batam, berkomitmen penuh untuk memberikan hasil yang optimal dalam memberikan pelayanan suplai air dengan kualitas, kuantitas dan kontinuitas yang terukur, selain kualitas pelayanan pelanggan yang berkualitas untuk mendukung pelayanan pelanggan yang maksimal, sehingga rasio cakupan layanan masyarakat penerima manfaat akses air bersih akan bertambah dengan signifikan. (hkc/adv)

News Feed