by

Seberapa Pentingnya Waduk di Batam?

Waduk-waduk yang ada di Batam merupakan andalan bagi Batam dalam menampung air baku. Air baku inilah yang kemudian diolah menjadi air bersih dan didistribusikan ke seluruh sektor guna menunjang semua aktifitas masyarakat.

Manajer Air Baku Badan Usaha Fasilitas dan Lingkungan Badan Pengusahaan (BP) Batam, Hadjad Widagdo, dalam sejumlah kesempatan mengungkapkan, waduk di Batam hanya mengandalkan air hujan.

“Karena Batam tidak memiliki mata air dan sungai. Sebab itu, waduk di Batam hanya memiliki satu fungsi (single purpose) yakni penampung air baku. Sebab itu, aktifitas di sekitar waduk tidak diperbolehkan. Jika ada aktifitas, akan berdampak buruk terhadap kualitas air baku,” ucap Hadjad.

Waduk dan air bagi Batam, tambah Hadjad, bagaikan sebuah “jantung”. “Tanpa air, seluruh aktifitas masyarakat akan lumpuh,” paparnya lagi.

Namun, fakta di lapangan, lanjutnya, ada saja aktifitas yang terjadi area waduk.

“Ada yang memancing ikan di waduk, membuat keramba ikan di area waduk, membabat pohon di catchment area, berkebun di sekitar waduk, memelihara hewan ternak, membakar lahan, mendirikan bangunan, menggali pasir secara ilegal, dan lainnya.”

Aktifitas ilegal itu, lanjut Hadjad, sangat tidak diperbolehkan.

“Waduk-waduk di Batam adalah milik masyarakat Batam. Waduk dan airnya sumber kehidupan. Tidak boleh dirusak.”

“Waduk merupakan objek vital. Waduk adalah jantung kehidupan seluruh warga Batam. Jika ada yang merusaknya, maka seluruh masyarakat punya hak untuk mencegahnya,” ujarnya lagi. (hkc/adv)

News Feed