by

Danlanal Karimun Bakal Canangkan Pulau Jang Sebagai Kampung Bahari Nusantara

KARIMUN (HK)-Komandan Lanal Tanjungbalai Karimun, Letkol Laut (P) Maswedi begitu takjub ketika melihat keindahan alam bahari Pulau Jang, Kecamatan Moro. Karena keelokannya, Danlanal kemudian mencanangkan Pulau Jang sebagai Kampung Bahari Nusantara. Pencanangan tersebut rencananya akan dilaksanakan pada Januari 2021 mendatang.

Kekaguman Maswedi mulai muncul ketika mendampingi kunjungan kerja Ketua Jalasenastri Cabang 6 Korcab IV Daerah Jalasenatri Armada I, Ny Dewi Maswedi bersama jajaran pengurus dan anggotanya ke Kecamatan Moro, Sabtu, 7 November 2020 lalu.

“Alam bahari Pulau Jang yang berada di Desa Jang, Kecamatan Moro sunggung sangat mempesona. Kawasan tersebut sangat cocok untuk dijadikan sebagai Kampung Bahari Nusantara,” ujar Maswedi di Tanjungbalai Karimun, Senin (9/11/2020).

Beragam potensi kelautan yang tersedia di Pulau Jang, mulai keberagaman hayati laut yang terdapat di perairan seperti ikan, udang, terumbu karang hingga rumput laut. Bahkan, Kecamatan Moro yang dikenal sebagai sentra perikanan di Kabupaten Karimun dijadikan sebagai kawasan minapolitan oleh pemerintah daerah setempat.

“Nelayan Desa Jang bukan hanya bekerja sebagai nelayan tangkap, namun juga budidaya. Tidak hanya ikan, mereka juga mengembangkan budidaya rumput laut. Kawasan pengembangan budidaya rumput laut di Desa Jang berada di sebelah utara perairan Pulau Manda yang berhadapan langsung dengan Pulau Jang. Potensi yang dimiliki oleh nelayan setempat akan kita kembangkan agar lebih maju lagi,” jelasnya.

Maswedi yang melihat langsung pengembangbiakan budidaya rumput laut milik Azlan, salah seorang warga Desa Jang merasa terpanggil untuk membantu memajukan usaha masyarakat setempat. Salah satunya, yakni dengan menjadikan kawasan tersebut sebagai Kampung Bahari Nusantara.

“Budidaya rumput laut yang dikelola oleh warga setempat, sekarang malah dijadikan sebagai bahan baku untuk produksi minuman kolagen, sejenis minuman yang sangat dibutuhkan oleh tubuh manusia. Kekayaan alam dan sumberdaya manusia yang ada di Desa Jang tersebut tidak boleh dibiarkan begitu saja, harus terus dikembangkan hingga mampu mengangkat perekonomian masyarakat disana,” terang Maswedi.

Menurut dia, pencanangan Desa Jang sebagai Kampung Bahari Nusantara harus dilengkapi dengan sarana dan prasarana pendukung, salah satunya dengan pemasangan akses internet. Sehingga, masyarakat bisa makin melek dengan teknologi dan dapat mengakses segala perkembangan dunia luar.

“Ada beberapa sarana dan prasarana pendukung yang akan kita bangun di Desa Jang, salah satunya dengan pemasangan akses wi-fi internet di titik yang menjadi pusat aktivitas masyarakat seperti di kawasan pelabuhan atau sentra pendidikan. Meski masyarakat Desa Jang tinggal di pulau kecil, namun kita berharap agar masyarakat disana bisa melek teknologi dan dapat mengakses informasi dengan cepat,” pungkasnya. (ham)

News Feed