by

BP Batam Ajak Warga Menjaga Hutan

Badan Pengusahaan (BP) Batam melakukan sosialisasi sekaligus mengajak warga untuk menjaga hutan dengan tidak melakukan penebangan liar dan pembakaran hutan. Soalnya, hutan di Batam merupakan objek vital yang akan berpengaruh terhadap daerah tangkapan air di Batam.

Hal itulah yang dilakukan oleh BP Batam melalui Direktorat Pengamanan Aset bersama Badan Usaha Fasilitas Lingkungan bersama sejumlah pihak seperti Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA), Kesatuan Pengelolaan Hutan Lindung (KPHL), Manggala Agni Daops Batam belum lama ini.

Kasubdit Pengamaman Lingkungan dan Hutan Ditpam BP Batam, Tony Febri mengungkapkan, mengajak dan menggugah masyarakat merupakan salah satu langkah untuk menjaga hutan. Selain itu, sosialisasi dan penyuluhan kepada masyarakat dilakukan untuk memberi informasi utuh tentang pentingnya hutan bagi Batam.

Dalam kesempatan itu, selain memberikan sosialisasi, tim patroli yang melakukan penanaman pohon sebanyak 300 buah di kawasan Daerah Tangkapan Air Waduk.

Dijelaskannya, penanaman pohon bersama ini merupakan rangkaian kegiatan terpadu pengamanan, perlindungan, pencegahan kebakaran hutan dan lahan di wilayah kerja BP Batam.

“Kita berharap lahan-lahan yang ada di Pulau Batam, terutama hutan lindung dan hutan konservasi bisa segera terrehabilitasi dengan baik. Karena tentu dari kondisi hutan yang baik itu akan menghasilkan ketersediaan sumber air untuk masyarakat Batam. Kita juga mengajak masyarakat untuk sama-sama menjaga kelestarian hutan dan ketahanan waduk akan terjaga dengan baik,” kata Tony Febri.

Tony Febri mengemukakan, ke depan, kegiatan penanaman pohon diharapkan tidak hanya berhenti di sini, tetapi bisa dilanjutkan dengan kegiatan berikutnya, dan kegiatan terpadu pengamanan, perlindungan, pencegahan hutan dan lahan akan programkan di tahun 2021 mendatang. (hkc/adv)

News Feed