by

Satu Lagi Perawat RSUD Natuna Positif Covid -19

Natuna (HK) – Berdasarkan hasil yang diterima oleh tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Natuna, dari pengiriman 8 sampel swab untuk dilakukan pemeriksaan PCR di Balai Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit (BTKLPP) Kota Batam, dinyatakan satu orang diantaranya hasilnya positif.

Dari satu orang pasien yang dinyatakan hasilnya positif tersebut berinisial Az warga Natuna yang merupakan perawat di RSUD Natuna.

“Kami sampaikan penambahan satu kasus baru terkonfirmasi positif Covid-19 dengan inisial Az yang merupakan hasil temuan kasus baru, sebagaimana hasil pemeriksaan swab dengan metode RT PCR yang dilakukan di Laboratorium BTKL PP Batam,” kata juru bicara Gustu Covid-19 Natuna Hikmat Aliansyah, melalui telepon. Kamis (5/11).

Hikmat menjelaskan, dari 8 sampel yang dikirim itu, pasien berinisial AZ ini merupakan perempuan dan memiliki gejalan sakit tenggorokan dan sakit kepala.

“Pasien berinisial Az ini merupakan kasus terkonfirmasi positif Covid-19 termasuk nomor 3, karena ada kontak erat dengan pasien nomor 2 yang sebelumnya telah dinyatakan positif Covid-19,” jelasnya.

Selain itu Hikmat mengatakan, untuk hasil swab yang dilakukan pemeriksaan PCR terhadap pasien yang telah meninggal dunia ternyata hasilnya negatif.

“Sementara itu, untuk hasil terhadap pasien inisial A yang meninggal dunia kemarin ternyata negatif,” ucapnya.

Saat ini, Dinas Kesehatan Kabupaten Natuna melaksanakan penelusuran pada orang-orang yang kontak erat dengan pasien dan tempat beraktifitas lainnya dan bila memenuhi kriteria kontak erat maka dilanjutkan dengan pengambilan swab hidung dan tenggorokan untuk dilakukan pemeriksaan dengan metode RT PCR di BTKL PP Batam.

Hikmat juga mengimbau dan mengajak seluruh masyarakat agar senantiasa menerapkan protokol kesehatan pada masa adaptasi kebiasaan baru pada masa pandemi Covid-19 ini.

“Protokol kesehatan ini harus selalu dilakukan pada saat berinteraksi dengan keluarga yang tinggal satu rumah, keluarga tidak satu rumah ataupun di tempat kerja, sehingga klaster keluarga dan klaster tempat kerja bisa kita cegah bersama-sama. Adapun protokol kesehatan yang senantiasa harus dilakukan adalah memakai masker, menjaga jarak (tidak bersalaman) dan mencuci tangan dengan sabun sesering mungkin,” Imbuhnya. (fat)

News Feed