by

Umrah Saat Pandemi? Ini Aturan Perjalanannya

Ada berbagai macam aturan yang dikeluarkan oleh otoritas Arab Saudi bagi calon jamaah umrah yang melaksanakan umrah saat pandemi sekarang. Salah satunya adalah adanya pembatasan usia minimal berusia 18 tahun dan maksimal berusia 50 tahun.

“Ada beberapa ketentuan yang disyaratkan dari pemerintah Arab Saudi dan mutlak harus kita jalani, pertama usia, jadi usia ini minimal 18 tahun dan maksimal 50 tahun. Di atas ataupun di bawah usia tersebut, mohon maaf untuk sementara tidak diizinkan berangkat,” ujar Sekretaris Jenderal Amphuri, Faried Aljawi pada Minggu (01/11/2020).

Selain adanya pembatasan usia, jamaah umrah juga wajib memiliki hasil Swab Test yang berlaku selama 72 jam setelah hasil tes keluar. Hal ini dilakukan agar hasil test yang keluar benar-benar baru dan menunjukkan bahwa jamaah umrah tersebut bebas dari Covid-19.

“Selain pembatasan usia, jamaah umrah juga wajib menjalani Swab Test yang hasilnya hanya berlaku selama 72 jam ke depan. Jika lewat dari waktu tersebut maka tidak diizinkan berangkat,” lanjutnya.

Kemudian, para jamaah umrah yang telah tiba di Jeddah juga akan langsung dibawa ke hotel masing-masing dan tidak diperkenankan untuk keluar hotel selama 3 hari. Para jamaah juga tidak diperkenankan untuk langsung beribadah umrah selama masa karantina, dan baru diizinkan setelah karantina selesai.

“Sampai di sana jamaah juga harus karantina di hotel selama 3 hari, dan tidak boleh keluar hotel. Ibadah umrah dilakukan setelah masa karantina habis,” jelas Faried.

Aturan tersebut tentunya bersifat sementara waktu selama pandemi Covid-19. Aturan tersebut akan kembali direvisi apabila pandemi selesai atau jika vaksin Covid-19 dan obatnya telah diterima oleh masyarakat.

“Tentunya ini hanya sementara, kalau keadaan sudah berubah tentunya akan ada revisi dan semua kembali berjalan normal,” pungkasnya.*

(sumber: okezone.com)

News Feed