by

BP Batam Fokus Kembangkan Waduk untuk Ketersediaan Air Baku

Anggota Bidang Kebijakan Strategis Badan Pengusahaan (BP) Batam, Enoh Suharto Pranoto, menyampaikan ada beberapa program strategis untuk Daerah Tangkapan Air (DTA) waduk yang akan dikembangkan BP Batam.

“Kami proyeksikan jumlah air baku sampai 2021 masih tercukupi. BP Batam telah menyusun opsi-opsi perencanaan pengembangan waduk di Batam dan beberapa sumber air di luar Batam, salah satunya daerah Busung,” kata Enoh saat BP Batam bersama komunitas sepeda Batam melakukan penanaman pohon sebanyak 100 bibit pohon, pada Sabtu (24/10/2020) pagi.

Lebih lanjut Enoh mengatakan, pihaknya juga sedang mengkaji sumber air di Pulau Lingga dan sudah menugaskan tim khusus untuk melihat secara langsung kondisi ketersediaan air baku di sana.

“Berdasarkan hasil pengamatan, sumber air baku di Lingga tersedia hingga 2.400 liter per detik. Memang besar, namun kami harus menghitung biaya untuk menarik air dari Lingga ke Batam. Ini akan kami jadikan opsi untuk jangka panjang untuk Batam, dan untuk saat ini BP Batam akan fokus untuk mengoptimalkan waduk yang ada,” kata Enoh.

Enoh berharap, melalui program penanaman pohon ini manfaat jangka panjangnya dapat dirasakan para generasi penerus Kota Batam di masa depan.

Penanaman pohon dihadiri oleh Anggota Bidang Kebijakan Strategis BP Batam, Enoh Suharto Pranoto, Anggota Bidang Pengusahaan BP Batam, Syahril Japarin, Direktur Badan Usaha Fasilitas dan Lingkungan BP Batam, Binsar Oktavian Tambunan, dan Kepala Biro Humas Promosi dan Protokol, Dendi Gustinandar.

Dalam kesempatan itu, Anggota Bidang Pengusahaan BP Batam, Syahril Japarin, menyampaikan apresiasinya kepada para goweser yang telah berpartisipasi dalam kegiatan penanaman pohon. Menurutnya, kegiatan ini akan menumbuhkan kesadaran untuk menjaga lingkungan.

“DTA di Batam perlu dilakukan perawatan agar kondisinya semakin baik. Dan akhir tahun lalu juga kita sempat kesulitan ketersediaan air baku,” ujar Syahril.

Menurutnya, jika DTA dapat dikelola dengan baik, maka ketersediaan air baku sesuai kapasitas desainnya dapat terpenuhi, sehingga mencegah berkurangnya kapasitas air baku dalam waktu dekat.

Adapun jenis pohon yang ditanam dalam kegiatan itu, antara lain Mahoni dan Andira. (hkc/adv)

News Feed