by

Waspada! Dampak La Nina Harus Diantisipasi Sejak Dini

Wilayah Indonesia sedang menghadapi fenomena La Nina. Meningkatnya curah hujan berpotensi menyebabkan bencana hidrometeorologi.

Kabid Diseminasi Informasi Iklim dan Kualitas Udara BMKG, Hary Tirto Djatmiko mengatakan, dampak dari La Nina di Indonesia berupa banjir, banjir bandang, longsor, angin kencang, dan puting beliung. Untuk itu, antisipaso bencana sejak dini harus dilakukan guna meminimalisir dampak bencana alam.

“(La Nina) berpotensi mengancam sektor pertanian, perhubungan (transportasi), kesehatan, dan keselamatan masyarakat,” ujar Hary saat dihubungi, Jumat (23/10/2020).

Hary melanjutkan, sebagai langkah mitigasi perlu dilakukan optimalisasi tata kelola air secara terintegrasi dari hulu hingga hilir.

“Kemudian danau embung sungai dan kanal untuk antisipasi debit air berlebih,” bebernya.

Selain itu, kata Hary, masyarakat diimbau dapat memonitor perkembangan cuaca sebagai antisipasi menghadapi fenomena La Nina.

“Agar tetap memonitor perkembangan cuaca untuk setiap 7 hari ke depan, setiap 3-6 jam per hari di seluruh kecamatan di Indonesia, melalui aplikasi mobile phone Info BMKG,” ucap dia.*

(sumber: okezone.com)

News Feed