by

Kakan BC Banyuwangi, Raden Evy: Botan itu Heritage Karimun

KARIMUN (HK)-Kepergian Botan, pemilik kedai kopi yang melegenda di Karimun meninggalkan duka mendalam bagi banyak orang. Hampir semua lapisan masyarakat pernah singgah di kedai kopi yang berada di Jalan Trikora tersebut. Termasuk juga pejabat yang pernah bertugas di Karimun, salah satunya, Raden Evy Suhartantyo.

Raden Evy Suhartantyo bukanlah sosok yang asing di Karimun, pria yang pernah menjabat sebagai Kepala Bidang Penindakan dan Sarana Operasi selama 3,5 tahun di Kanwil DJBC Khusus Kepri ini, dikenal sebagai pribadi yang low profile, Raden Evy dekat dengan siapa saja di Karimun, termasuk juga dengan Botan.

Begitu mendengar kabar meninggalnya Botan, Evy langsung menyampaikan ucapan belasungkawa.

“Turut berduka cita. Semoga almarhum dan istrinya diterima disisi-Nya,” ujar Evy kepada haluankepri.com, Jumat  (23/10/2020).

Evy menyebut, dirinya sangat mengenal Botan dengan baik. Bahkan, termasuk juga keluarganya.

“Saya sangat kenal dengan beliau dan keluarganya. Beliau itu sosok yang sangat baik. Almarhum salah satu tokoh masyarakat Karimun,” sambung Evy.

Bahkan, dimata Evy, Botan adalah heritage nya Karimun. Keberadaan kedai kopi Botan, bahkan mampu menjadikan nama Karimun dikenal orang dunia luar. Dengan adanya kedai kopi Botan, membawa berkah bagi warung-warung di sekitarnya. Seperti warung penjual mie dan bihun.

Menurut dia, kedai kopi Botan merupakan kebhinekaan yang ada di Karimun. Di kedai kopi itu, tak ada batas antara yang kaya dengan miskin. Antara politikus dan non politikus. Semua suku ada, mereka duduk satu meja di kedai kopi itu sambil ngopi bareng.

“Beliau itu heritage nya Karimun. Nama Kabupaten Karimun semakin maju, diantaranya juga karena adanya Botan. Saya 2 kali penugasan ke Karimun dan kedai kopi Botan selalu menjadi salah satu agenda tempat kami menjamu tamu-tamu. Semua tamu yang datang pasti selalu dibawa kesana,” tutur Evy.

Evy mengakui, kopi hasil racikan kedai Botan memang terkenal enak, apalagi menu khas lainnya, yakni roti panggang.

“Kopinya nikmat, roti panggang juga enak. Dengan kopi, semua masalah akan tuntas. Sekali seduh, kita bersaudara,” pungkasnya.

Botan, sang pemilik kedai kopi yang tersohor itu, meninggal dunia pada Kamis (22/10/2020) pagi. Dia meninggal dua hari setelah istrinya yang duluan menghadap Sang Pencipta. (ham)

News Feed