by

Polresta Barelang Terjunkan 147 Personel Kawal Unjuk Rasa di Gedung Graha Kepri

Batam (HK) – Polresta Barelang menerjunkan personel kawal pengamanan aksi unjuk rasa oleh DPC FSP LEM SPSI terkait penetapan Omnibus Law RUU Cipta Kerja Oleh DPC FSP LEM SPSI Kota Batam di halaman Kantor Graha Kepri, Batam pada, Kamis (22/10/2020).

Personel yang terlibat dalam pengamanan aksi unjuk rasa itu sebanyak 147 Personel Polresta Barelang, yang terdiri dari Ton Negosiator Polwan Polresta Barelang, Ton Dalmas dan gabungan Personil Polresta Barelang.

Kabagops Polresta Barelang, AKP Lulik Febyantar, dalam arahanya saat memimpin apel kesiapan pengamanan unjuk rasa mengatakan bahwa beberapa penekanan sesuai UU no 9 Tahun 1998.

“Kita harus menjaga HAM, dan kita harus memiliki legalitas atau semua yang terlibat pengamanan wajib masuk dalam surat perintah tugas (sprin) baik dari BKO maupun Personel Polresta Barelang, dan ada asas profesionalitas dalam bertindak,” ucap Luluk.

Pada kesempatan itu, Luluk mengajak seluruh personel untuk mengimbau dan mengingatkan kepada buruh yang melaksanakan unjuk rasa untuk menjaga keamanan dan ketertiban, menaati peraturan perundang-undangan.

Terpenting, ia juga mengimbau provost chek agar dalam pelaksanaan pengamanan unjuk rasa, personel Polresta Barelang tidak membawa senpi dan mematuhi protokol kesehatan.

Hal senada juga yang disampaikan oleh Kapolresta Barelang, AKBP Yos Guntur bahwa ada beberapa penekanan pimpinan salah satunya personel tidak boleh membawa senjata api dan agar selalu mematuhi Protokol Kesehatan Covid 19 baik kepada buruh yang akan melaksanakan aksinya. (bob)

News Feed