by

Gegara Nunggak, PLN Ancam Putus Lampu Jalan. Sekda Bintan Beri Penjelasan

Bintan (HK) – Sempat beredar pesan yang diyakini langsung dari manager PLN Kijang, Dian Indri S, kepada pejabat yang isinya menyampaikan informasi terkait rencana pemutusan aliran listrik untuk seluruh instalasi lampu jalan di Kabupaten Bintan.

Pesan itu disampaikan lantaran Pemkab Bintan menunggak tagihan sekitar Rp 1,5 miliar kepada PLN. Rencananya, pemutusan aliran listrik ke lampu jalan akan mulai dilaksanakan malam nanti, Rabu (21/10/2020).

Dikonfirmasi terkait hal itu, Sekda Bintan Adi Prihantara menyampaikan permohonan maaf kepada pihak PLN atas keterlambatan pembayaran tunggakan.

Ia pun meminta kepada PLN untuk tidak memutus aliran listrik yang jelas membuat sejumlah ruas jalanan di Kabupaten Bintan akan menjadi gelap gulita.

“Pertama kami mohon maaf atas keterlambatan ini, bukan kami tidak mau bayar. Tetapi APBD perubahan kita sampai sekarang belum selesai dievaluasi Kemendagri,” kata Adi di Kantor DPRD Bintan, Rabu (21/10).

Ia menambahkan, karena jabatan kepala daerah diisi Pjs baik di Kabupaten maupun di provinsi, sehingga evaluasi APBD perubahan diambil langsung oleh Kemendagri.

“Makanya sedikit lambat. Tapi hari ini nomor APBD perubahan akan kami terima, dan Insya Allah Jum’at (23/10), bisa kami bayarkan tunggakan tersebut kepada PLN,” ungkapnya.

Dia pun berharap ke PLN untuk menunda pemadaman listrik lampu jalan demi kebaikan masyarakat. “Bukan untuk pemerintah tapi untuk masyarakat dan itu haknya masyarakat,” ujarnya. (oxy)

News Feed