by

Pelanggar Prokes Karimun Masih Banyak Ditemukan di Tebing

KARIMUN (HK)-Tim Penindak Yustisi Protokol Kesehatan Karimun kembali melakukan razia penindakan di Kecamatan Tebing, Jumat (16/10/2020) sore. Razia ini merupakan yang ketiga kalinya dilakukan setelah sebelumnya digelar di Coastal Area, Kecamatan Karimun dan Baran, Kecamatan Meral.

Meski pada razia yang ketiga ini, jumlah pelanggar protokol kesehatan sudah mulai berkurang. Namun, masih saja ditemukan adanya masyarakat Karimun yang tidak mengenakan masker. Setidaknya, razia yang dilaksanakan di pertigaan Ranggam ini ditemukan 49 warga Karimun yang tidak mengenakan masker.

“Jumlah pelanggar protokol kesehatan atau yang tidak mengenakan masker saat razia penindakan operasi yustisi di Kecamatan Tebing sebanyak 49 orang,” ujar Kepala Satpol PP Karimun, Tejaria.

Kata Tejaria, dari jumlah tersebut yang menjalankan sanksi sosial dengan cara membersihkan jalan sebanyak 31 orang, sementara yang memilih untuk membayar denda administrasi sebesar Rp50 ribu sebanyak 18 orang.

“Jumlah total denda administrasi yang dibayarkan selama razia penindakan di Kecamatan Tebing sebesar Rp900 ribu,” tuturnya.

Operasi penindakan yang dilakukan Tim Penindak Yustisi Protokol Kesehatan di Karimun tersebut dimulai sekitar pukul 16.00 WIB dan berakhir sekitar pukul 17.30 WIB.

Puluhan warga Karimun yang tidak memakai masker saat melintasi di kawasan Ranggam, akhirnya harus berurusan dengan Tim Penindak Yustisi Protokol Kesehatan Karimun yang terdiri dari Satpol PP dan TNI-Polri. Mereka yang tak pakai masker, kemudian didata dan diberi sanksi sosial disuruh menyapu jalan.

Menurut dia, sebenarnya operasi penerapan protokol kesehatan ini sudah dilakukan sejak sebulan lalu. Namun, operasi itu barus sebatas imbauan dan diberikan sanksi tertulis. Namun, mulai hari ini Tim Penindakan Yustisi Protokol Kesehatan Karimun, mulai menerapkan sanksi denda dan kerja sosial.

“Operasi ini akan kami lakukan secara selang-seling. Misalnya, pagi kami laksanakan patroli rutin, kemudian sore kami gelar operasi penindakan. Tujuan operasi ini dilakukan adalah untuk menumbuhkan kesadaran masyarakat Karimun untuk mematuhi protokol kesehatan, sebagaimana anjuran pemerintah,” tuturnya. (ham)

News Feed