by

1.119 Mahasiswa Baru Uniba Ikuti PKKMB Secara Virtual

Batam (HK) – Sebanyak 1.119 mahasiswa Kampus Universitas Batam (Uniba) mengikuti kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) tahun ajaran 2020/2021 secara virtual. Kamis (15/10/2020).

Ketua Pengawas Uniba, Prof. Dr. Ir. Jemmy Rumengan SE SH MHum mengatakan, PKKMB itu dilaksanakan secara virtual dikarenakan saat ini masih pandemi Covid-19 dan harus dilakukan dengan protokol kesehatan.

“Kami di Uniba ini memiliki 25 program studi terbesar, yakni untuk S1 ada 19 program studi. Kami memiliki keunggulan fakultas kedokteran, ilmu kesehatan,” ucap Jemmy.

Lanjut Jemmy, kampus Uniba memiliki pendidiak dokter, profesi dokter, bidan perawat, farmasi dan sikologi. “Semua program studi itu adalah program studi langka di Provinsi Kepri dan tidak dimiliki oleh perguruan tinggi lainnya,” ujar Jemmy.

Sedangkan di program studi S2 Pasca Sarjana juga terbesar di Kepri, yakni ada 5 program studi. Yaitu program studi notaris, magister akuntansi. Ada juga tambahan program studi yang baru yaitu magister perencanaan wilayah.

“Ini adalah program langka guna untuk mengisi kekosongan pembangunan. Selama ini mahasiswa S2 selalu melanjutnya studinya keluar Kepri, sekarang ini sudah ada di Uniba. Kemudian ada hukum dan manajemen,” ungkap Jemmy.

Yang membanggakan lagi adalah kampus Uniba adalah satu-satunya yang memecahkan rekor Perguruan Tinggi Swasta (PTS) di wilayah Sumatera diberikan izin oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi untuk menjalankan program S3 manajemen sumber daya manusia Program studi doktoral.

“Ini juga satu-satunya di Kepri. Ini adalah suatu berkah dan anugrah bagi kami berkat kerja keras. Disamping peran dari akselarasi dari Ketua Senad kita,” imbuhnya.

Sementara itu, ketua Senat kampus Uniba DR. HM Soerya Respationo SH MH mengatakan, PKKMB yang dilaksanakan secara virtual itu adalah suatu wujud nyata bahwa Uniba mengikuti aturan protokol kesehatan yang sudah diatur.

“Narasumber yang dihadirkan juga ada dari Direktur RSKI Galang, jadi mahasiswa baru itu mendapatkan pembekalan tentang kesehatan dalam rangka mengantisipasi Covid-19 saat ini,” ucap Soerya.

Menurutnya, mahasiswa itu nantinya dalam melakukan perkuliahan Rektor Uniba bakal melakukan kebijakan yang sangat kondisional dan situsional sekali.

“Mahasiswa itu harus mengenal Tri Dharma Perguruan Tinggi, agar mahasiswa itu mengetahui mencari ilmu itu bukan hanya untuk diri sendiri saja, pengalaman itu bukan hanya di kampus saja dan harus ada KKN dilapangan dan nilai penting tentang sebuah penelitian untuk mengembangkan ilmunya,” pungkasnya. (dam)

News Feed