by

Danlanal Karimun, Maswedi: Dulunya Saya Ingin Jadi Kopassus

KARIMUN (HK)-Komandan Lanal Tanjungbalai Karimun, resmi berganti. Dari Letkol Laut (P) Mandri Kartono kepada Letkol Laut (P) Maswedi. Usai bertugas di Karimun, Mandri kemudian ke Mabesal sebagai Pabandya Lattra Ban 3 Lat Sopsal. Upacara serah terima jabatan sudah dilakukan di Lantamal IV Tanjungpinang pada Senin, 12 Oktober 2020.

Seperti apa sosok Letkol Laut (P) Maswedi yang saat ini menjabat sebagai Danlanal Karimun? Maswedi merupakan kelahiran 26 Januari 1978 di Sampang, Madura. Namun, perwira yang hobi olahraga lari ini dibesarkan di Probolonggo, Jawa Timur.

Sebenarnya, Maswedi bercita-cita menjadi seorang Kopassus di TNI AD. Saking cintanya dengan dunia Kopassus, dulu semasa zaman sekolah, setiap dia menemukan foto prajurit Kopassus di koran atau majalah selalu digunting dan diklipingnya. Namun, takdir berkata lain, dia akhirnya menjadi seorang prajurit TNI AL.

“Sebenarnya, saya bercita-cita jadi Kopassus. Bahkan, dulu waktu sekolah setiap saya melihat gambar Kopassus, pasti saya gunting dan kliping. Tapi saya malah menjadi prajurit TNI AL,” ujar Maswedi di Mako Lanal Tanjungbalai Karimun, Rabu (14/10/2020).

Perwira yang mengagumi sosok Jenderal Sudirman ini menyebut, ketika menjabat sebagai Danlanal Tanjungbalai Karimun, yang pertama kali ditindaknya itu adalah narkoba. Sementara, pelanggaran tindak pidana lainnya tetap ditindaklanjuti, sesuai proses dan SOP di Angkatan Laut.

Selama berdinas di Angkatan Laut, Maswedi lebih banyak bertugas di KRI. Bahkan, wilayah perairan yang menjadi patrolinya kebanyakan berada di sekitar Selat Malaka, Selat Singapura dan perairan Kepri. Malahan, kapal perangnya sering sandar di Karimun. Makanya, sedikit banyaknya Maswedi mengetahui wilayah perairan Kepri atau Karimun.

Lalu seperti apa riwayat perjalanan dinas Letkol Laut (P) Maswedi?

Usai tamat dari Akademi Angkatan Laut (AAL) pada tahun 2001 atau Angkatan ke 47. maka pada 2002 Maswedi langsung ditugaskan di KRI Baracuda-814 atau kapal kepresidenan selama 3 tahun. Kemudian, satu tahun berdinas di KRI Todak, selanjutnya jadi Palaksa di KRI Sanca dan satu tahun kemudian jadi Palaksa KRI Sigurot.

Dari KRI Sigurot, Maswedi kemudian bertugas jadi Pasops Lanal Tarempa di Anambas. Kemudian, ditugaskan jadi Komandan KRI Matacora-823 selama 1,5 tahun. Selanjutnya, ditugaskan ke Mabesal sebagai Pengawas proyek pengadaan kapal perang di Batam selama 1 tahun. Kemudian, selama 1 tahun bertugas sebagai Staf Operasi di Koarmada I.

Selanjutnya, ditugaskan lagi selama 2 tahun menjadi Pabandya Srena Lantamal XII atau Lantamal Pontianak yang baru saja berdiri. Kemudian berdinas sebagai Perwira Staf Operasi Satuan Kapal Bantu di Koarmada I, kemudian Komandan KRI Teluk Sabang-544 Satuan Kapal Amphibi Koarmada I selama 7 bulan dan terakhir jadi Palaksa Denma Koarmada I. (ham)

News Feed