by

Waduk Duriangkang Akan Dibebaskan dari Enceng Gondok

Enceng gondok yang ada di Waduk Duriangkang akan dapat membuat berkurangnya kualitas air baku di waduk terbesar di Kota Batam ini. Sebab itu, tanaman yang mengambang di atas permukaan air itu akan terus dibersihkan dari Waduk Duriangkang.

Demikian disampaikan oleh Anggota Bidang Pengusahaan Badan Pengusahaan (BP) Batam, Syahril Japarin, saat melakukan peninjauan langsung ke waduk yang berada di salah satu hutan lindung di Batam beberapa waktu lalu.

Dalam peninjauan tersebut dia mengatakan, masih ditemukan beberapa eceng gondok yang mengisi pinggiran waduk. Meski telah ditahan oleh floating barrier, ia tidak menampik bahwa beberapa eceng gondok tersebut ke luar dari pembatas akibat kencangnya hembusan angin.

“Iya masih ada yang mengambang di permukaan waduk, karena harvester kita hanya satu unit. Sehingga pembersihannya belum optimal. Meski begitu, kami terus lakukan agar Waduk Duriangkang bebas dari eceng gondok,” ujar Syahril.

Namun, lanjut dia, selain memantau waduk langsung, dari hasil pemantauan di Area Tangkapan Air (ATA) di sekitar Waduk Duriangkang, tidak lagi ditemukan rumah-rumah liar dan kandang peternakan hewan yang dibangun.

“Pengamanan akan terus ditingkatkan bersama Tim Terpadu BP Batam yang terdiri dari anggota Direktorat Pengamanan dan Aset serta Badan Usaha Fasilitas dan Lingkungan,” ujar Syahril.

Terkait hal tersebut, Direktur Badan Usaha Fasilitas dan Lingkungan, Binsar Tambunan, mengatakan, pihaknya telah berkoordinasi dengan aparat kepolisian untuk memperketat pengamanan ATA Waduk Duriangkang agar kawasan hutan lindung dan ketersediaan air baku di Pulau Batam tetap terjaga. (hkc/adv)

News Feed