by

Bagaimana Cara Dapat Uang dari Youtube?

Youtuber saat ini telah menjadi salah satu profesi yang banyak menarik minat orang di dunia. Soalnya, penghasilan yang didapatkan oleh Youtuber cukup menjanjikan baik dari adsense maupun dari endorse.

Mengutip dari Business Insider, Rabu (23/9/2020), pendapatan dari adsense diberikan dengan menempatkan iklannya di dalam video tersebut. Namun persyaratan utama untuk mendapatkan uang dari Youtube adalah harus menjadi mitra terlebih dahulu.

Salah satu syaratnya adalah harus memiliki minimal 1.000 subscribers dan 4.000 jam tayang. Nantinya, pemilik content atau content creator akan bergabung dengan mitra Youtube.

Namun, bayaran yang diberikan oleh google tidak sama rata, karena tergantung dengan beberapa faktor. Seperti misalnya jumlah waktu tonton dan durasi video hingga demografi penonton video tersebut.

Sebagai salah satu contohnya adalah Natalie Barbu, seorang influencer media sosial dan pembuat YouTube dengan 252.000 subscribers. Rata-rata, sebuah video dengan sekitar 100.000 views menghasilkan sekitar USD500 hingga USD1.000 atau sekitar Rp7,3 juta hingga Rp14,7 juta (mengacu kurs Rp14.800 per USD).

Namun menurutnya, semua itu tergantung pada berapa banyak iklan yang disertakan dalam video. Barbu mengatakan dia memiliki tingkat CPM rata-rata USD10 atau sekitar Rp147 ribu, yang dia peroleh setiap 1.000 tampilan di YouTube.

Sementara itu, salah satu bintang YouTube terbesar, David Dobrik, mengatakan dalam sebuah wawancara bahwa dia memperoleh sekitar USD2.000 atau sekitar Rp29,5 juta sebulan dari YouTube secara langsung. Meskipun video mingguannya rata-rata mendapatkan 10 juta view.

Namun, dirinya mendapatkan sebagian besar uangnya melalui sponsor merek. Salah satu contohnya adalah kemitraannya dengan SeatGeek.

Untuk mengakali hal tersebut, para content creator pun kini memiliki strategi tersendiri untuk menghasilkan lebih banyak uang. Misalnya, Andrei Jikh, yang merupakan seorang influencer yang menghasilkan lebih banyak uang dengan menyertakan iklan di tengah-tengah videonya.

Selain hal tersebut, ada juga hal-hal yang dapat dihindari pembuat konten untuk mencoba dan meningkatkan penghasilan. Hendaknya, content creator menghindari video yang berisi sumpah serapah atau musik berhak cipta karena tidak tidak menghasilkan uang bagi pembuatnya (atau tidak sama sekali).*

(sumber: okezone.com)

News Feed