by

Kabag Hukum Pemko Batam jadi Tersangka

Batam (HK) – Kepala Bagian Hukum (Kabag Hukum) Pemerintah Kota Batam, Sutjahjo Hari Murti ditetapkan sebagai tersangka pada, Selasa, (15/9/2020) atas dugaan kasus gratifikasi.

Usai ditetapkan sebagai tersangka, Kabag Hukum Pemko Batam itu langsung mengenakan rompi merah dan selanjutnya akan dibawa ke Rutan Tipikor Tanjung Pinang.

Kasi Intel Kejari Batam, Fauzi menyebutkan tersangka dijerat pasal 11 uu 31 no 99 atau ke 2 pasal 12 huruf a. Dan pasal 12 huruf e dengan ancaman hukuman minimal 1 dan 4 tahun.

Dalam kasus ini, sebelumnya Jaksa penyidik Seksi Pidana Khusus Kejari Batam telah menyita satu unit mobil Daihatsu Taft Rocky dari seorang saksi, AG.

Fauzi mengatakan, penetapan Sutjahjo Hari Murti sebagai tersangka itu berdasarkan dua alat bukti dan keterangan saksi-saksi dan keterangan terdakwa serta keterangan ahli yang telah di periksa oleh tim penyidik Kejari Batam.

“Jadi, Total gratifikasi yang diterima tersangka sebesar Rp685 Jt dari seorang pengusaha Batam,” ungkap Fauzi.

Gratifikasi itu, lanjut Fauzi diterima secara bertahap, yakni dalam tiga tahap untuk mendapatkan proyek di Pemko Batam.

Diketahui, kasus ini terendus oleh Kejari Kota Batam setelah adanya dugaan penerimaan gratifikasi atau suap dari pengusaha untuk meloloskan sejumlah proyek-proyek penting di Pemko Batam. (bob)

News Feed