by

Hari Kedua, Terjaring Lagi 80 Pelanggar Protokol Kesehatan di Karimun

KARIMUN (HK)-Kesadaran masyarakat Karimun untuk memakai masker dan menerapkan protokol kesehatan ternyata masih tetap rendah. Meski pada hari pertama ditemukan 188 pelanggar protokol kesehatan, bukan berarti pada hari kedua sudah tak ditemukan lagi orang yang tidak memakai masker di jalan.

Pada hari kedua, tim gabungan operasi yustisi kesehatan yang terdiri dari TNI-Polri dan Satpol PP Karimun kembali menemukan 80 pelanggar.

Hari kedua tim gabungan melaksanakan kegiatan operasi yustisi protokol kesehatan di sejumlah lokasi titik keramaian di wilayah Karimun.

Para pelanggar protokol kesehatan diberikan sanksi berupa teguran secara lisan maupun tulisan.

“Tim Gabungan Operasi Yustisi Protokol tidak henti-hentinya memberikan himbauan kepada masyarakat dan bagi para pelanggar agar tidak mengulangi lagi,” ujar Kapolres Karimun, AKBP Muhammad Adenan.

Kata Adenan, karena dalam melakukan kegiatan Operasi Yustisi Protokol Kesehatan akan nada sanksi dan denda yang dapat diberikan kepada pelanggar, hal ini termuat dalam Peraturan Bupati Karimun nomor 49 tahun 2020 tentang penerapan disiplin dan penegakan hukum protokol kesehatan sebagai upaya pencegahan dan pengendalian Corona Virus Disease 2019.

Menurut dia, pelanggar rata–rata perorangan yang masih belum mematuhi protokol dengan tidak menggunakan masker pada saat aktivitas, maka sanksi yang diberikan kepada pelanggar berupa teguran.

Dikatakan, apabila masih juga ditemukan yang tidak mematuhi protokol Kesehatan, maka nantinya petugas di lapangan dapat memberikan sanksi hingga denda administrasi.

“Harapan kita, mari patuhi protokol Kesehatan dengan disiplin diri saat beraktivitas, tanpa harus terjaring operasi yusitisi baru mematuhi protokol kesehatan,” pungkasnya. (ham)

News Feed