by

Patroli Rutin Dilakukan di ATA Hutan Lindung Duriangkang

Guna menjaga Area Tangkapan Air (ATA) di waduk-waduk di Batam aman dari aktifitas ilegal, Tim Patroli Area Tangkapan Air (ATA) Direktorat Pengamanan (Ditpam) Aset dan Fasilitas dan Lingkungan (Fasling) BP Batam rutin melakukan patroli. Salah satu yang menjadi perhatian khusus adalah Kawasan Hutan Lindung Duriangkang.

Diketahui, Waduk Duriangkang merupakan waduk paling besar dibanding waduk-waduk lain yang ada di Batam. Waduk ini memiliki volume sebesar 78.180.080 m3 dengan kapasitas 2.122,53 liter per detik.

Salah satu patroli yang dilakukan dipimpin langsung Koordinator Pengamanan Waduk Duriangkang Ditpam BP Batam, Pius Sega bersama Asisten Manajer Bendungan dan Daerah Tangkapan Air BU Fasling BP Batam, Mai Roby Firnanda, pada Kamis (4/6/2020) lalu.

Dalam patroli itu, ucap Pius Sega, pihaknya menemukan aktivitas ilegal yang dilakukan oleh oknum tak bertanggung jawab. Ada dua lokasi yang menjadi target penertiban, yaitu di depan Perumahan Nusa Indah daerah Bukit Kemuning, di lokasi ini ditemukan aktivitas ilegal yang membuat keramba ikan dan menggarap lahan untuk dijadikan perkebunan. Sedangkan pada lokasi kedua, yaitu di depan Pintu 1 Perumahan Bida Ayu yang ditemukan 5 pondok dan perkebunan.

Tim Patroli melakukan penertiban dengan langsung memusnahkan di tempat, dengan membabat tanaman dan membuka saluran air dari kolam agar mengalir, dan merobohkan pondok-pondok tersebut.

Tim Patroli juga memberikan pengarahan kepada masyarakat akan pentingnya menjaga kelestarian di kawasan hutan lindung Daerah Tangkapan Air Duriangkang, karena waduk merupakan satu-satunya sumber air di Pulau Batam.

Direktur Pengamanan Aset BP Batam Brigjen Pol. Mohammad Badrus, telah menginstruksikan jajarannya untuk meningkatkan kegiatan patroli pengamanan di seluruh hutan lindung daerah tangkapan air waduk guna menjaga ketersediaan air baku di waduk-waduk di Batam.

Direktur Pengamanan Aset BP Batam juga mengimbau agar masyarakat tidak melakukan aktivitas ilegal di daerah tangkapan air waduk, karena hal ini dapat merusak ketahanan waduk sebagai satu-satunya sumber air di Batam.

Tidak hanya itu, sebelumnya, pada, Selasa (2/6/2020), Tim Patroli Area Tangkapan Air (ATA) Direktorat Pengamanan (Ditpam) Aset Badan Pengusahaan Batam juga menangkap pelaku ilegal logging sekaligus mengamankan barang bukti berupa kayu olahan di kawasan hutan lindung Daerah Tangkapan Air Duriangkang.

Penangkapan itu dipimpin langsung oleh Kasubdit Pengamanan Lingkungan dan Hutan, Tony Febri, bersama Kasubdit Pengamanan Aset dan Objek Vital, Gunadi. Lokasi penangkapan berada di sekitar bundaran Kabil menuju arah Punggur, di mana lokasi ini termasuk Kawasan Hutan Lindung Area Tangkapan Air (ATA) Waduk Duriangkang.

Kasubdit Pengamanan Lingkungan dan Hutan Ditpam BP Batam Tony Febri mengatakan, pihaknya selanjutnya menyerahkan pelaku ke Polresta Barelang untuk dilakukan proses hukum lebih lanjut. (hkc/adv)

News Feed