by

Unik..! Ada ‘Delivery Macho’ di Restoran Ini

Restoran ini tiba-tiba viral? Ada apa? Karena restoran sushi di Prefektur Aichi Jepang ini menyediakan layanan pengiriman makanan yang diantar oleh pria bertubuh kekar. Jasa pengiriman ini disebut Macho dan melibatkan para binaragawan sebagai pengantarnya.

Masanori Sugiura, yang merupakan generasi ketiga pemilik restoran sushi di Imazushi mulai berolahraga di pusat kebugaran ketika masih berusia 20-an. Ia pun tidak pernah membayangkan bahwa hobi olahraganya dapat membantunya tetap bertahan menjaga usahanya selama pandemi virus corona atau Covid-19.

Kini bisnis keluarganya tersebut sedang dalam bahaya. Keuntungan dari usahanya merosot jauh dibandingkan sebelumnya. Biasanya mereka mendapatkan 100 juta yen atau Rp13,9 miliar untuk kuartal April-Juni, tapi kini mereka hanya mampu mendapatkan 10 juta yen atau Rp1,3 miliar.

Penurunan pendapatan tersebut terjadi karena pandemi virus corona. Selain itu restoran ini juga telah memangkas stafnya dari 50 menjadi hanya empat orang. Tapi kemudian munculah ide aneh untuk menggunakan ototnya sebagai cara untuk menarik pelanggan.

Sugiura dan beberapa teman gymnya mulai mengirimkan pesanan makanan yang disebut dengan layanan ‘Delivery Macho’. Para pengantar makanan ini menunjukkan penampilan terbaik dan memperlihatkan fisik mereka.

Melansir dari Oddity Central, Selasa (8/9/2020), pengantar makanan ini juga mulai berpose untuk foto dengan pelanggan mereka. Beberapa foto tersebut muncul di media sosial, dan membuat layanan ‘Delivery Macho’ menjadi viral segera setelah diluncurkan.

Orang-orang tidak dapat berhenti berbicara tentang pengantar makanan berotot yang diterapkan oleh restoran tersebut. Di sisi lain Imazushi pun mengalami peningkatan tajam dalam jumlah pesanan harian di restorannya.

“Saya memulai ini untuk bersenang-senang bersama dengan kelompok yang terdiri dari lima binaragawan yang dipilih secara khusus. Ke depannya, saya ingin mencoba mengadakan pertunjukan pemotongan tuna macho di luar negeri,” kata Sugiura.

Banyaknya binaraga yang tidak beraktivitas selama pandemi, karena pusat kebugaran yang tutup, maka Sugiura dengan mudah menemukan sumber daya untuk mengantarkan makanan. Ia pun mencari laki-laki yang dapat dipercaya dengan bentuk fisik yang sesuai kebutuhan.

Sugiura membutuhkan cara cepat untuk menghasilkan uang, dan dia ingin bisnisnya tetap berjalan. Hari ini Imazushi menerima sekitar 8 hingga 10 pesanan Delivery Macho pada hari-hari sibuk. Bahkan pendapatan bulanan dari layanan itu sendiri mencapai 1,5 juta yen atau sekira Rp208 juta.

Layanan Delivery Macho ditujukan ke kota Nagoya, yang terletak hanya 30 kilometer dari Anjo. Sugiura mengatakan bahwa pengantar barangnya yang berotot dapat bepergian ke kota-kota lain, seperti Tokyo atau Osaka, dengan harga yang pantas.*

(sumber: okezone.com)

News Feed