by

Bacalah Ini agar Shalatmu Khusyuk

Shalat sesungguhnya adalah cara manusia berkomunikasi dengan Allah SWT. Jadi haruslah dinikmati dengan kusyuk. Tapi, sering kali sulit untuk menghadirkan sikap kusyuk saat shalat.

Ketika tidak fokus, pikiran dan hati akan melantur ke mana-mana sehingga bacaan dalam shalat pun tidak bisa diresapi maknanya. Akhirnya, shalat hanya sekadar gerakan saja, tidak ada nilainya. Ini biasanya dipengaruhi oleh khinzib, atau setan yang sering mengganggu manusia saat sholat.

Kehadiran khinzib membuat bacaan shalat sering rancu dan keliru, bahkan tidak fokus.

Mengutip dari buku ‘400 Kebiasaan Keliru dalam Hidup Muslim’ karya Abdillah Firmanzah Hasan, Usman bin Abil Ash ‘alaihis salam datang kepada Rasulullah dan mengadu, “Wahai Rasulullah, sesungguhnya setan telah hadir dalam shalatku dan membuat bacaanku salah dan rancu.”

Rasulullah menjawab, “Itulah setan yang disebut dengan khinzib. Bila kamu merasakan kehadirannya maka meludahlah ke kiri tiga kali dan berlindunglah kepada Allah. Aku pun melakukan itu dan Allah menghilangkan gangguan itu dariku.” (HR. Muslim)

Selain itu, sebelum membaca basmalah untuk Surat al-Fatihah, membaca ta’awudz atau a’udzubillah akan menghindarkan diri dari gangguan setan yang terkutuk.

Allah berfirman dalam Alquran surat an – Nahl (16) : 98,

فَإِذَا قَرَأْتَ الْقُرْآنَ فَاسْتَعِذْ بِاللهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيمِ

Artinya, “Apabila kamu membaca Alquran, mintalah perlindungan kepada Allah dari setan yang terkutuk.”

Kemudian, membaca ta’awudz,

أَعُوذُبِاللهِ مِنَ الشَّيْطَا نِ الرَّجِيْمِ ، مِنْ هَمْزِهِ و نَفْخِهِ وَنَفْثِهِ

(HR. Abu Daud, dishahihkan oleh Al – Albani)

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam menyampaikan, “Setan akan selalu mendatangi salah seorang dari kalian seraya bertanya, ‘Siapa yang menciptakan ini?’ ‘Siapa yang menciptakan ini?’ Sampai pada pertanyaan, ‘Siapa yang menciptakan Allah?’ Barang siapa yang mendapati dalam dirinya pertanyaan tersebut, maka berlindunglah kepada Allah (baca isti’adzah) dan hendaklah menghentikan (rasa was – wasnya).” (HR. Bukhori)

“Ketika shalat menjadi rancu dan tidak tenang, itu was-was. Maka baca ta’awudz sebelum mulai agar dilindungi oleh Allah dari godaan setan yang terkutuk,” ujar Ustadz Khalid Basalamah dalam ceramahnya beberapa waktu lalu.*

(sumber: okezone.com)

News Feed