by

Ya Ampun, Kenapa Harga Emas Diprediksi Kembali Menurun

JAKARTA (HK)-Pada perdagangan Rabu (26/8/2020) pukul 07.38 WIB, harga emas spot turun 0,04 persen ke level US$1.927,4 per troy ounce. Adapun, harga emas Comex kontrak Desember 2020 naik 0,63 persen menuju US$1.935,3 per troy ounce.

Sementara itu, indeks dolar AS menguat tipis ke level 93,022. Pergerakan dolar AS dan emas sebagai aset safe hafen bisanya saling berkebalikan.

Monex Investindo Futures dalam laporannya menyampaikan harga emas berpotensi melanjutkan penurunannya dalam jangka pendek di tengah sentimen menguatnya dolar AS serta indeks saham.

Hal ini terjadi di tengah pasar yang menyambut baik berita mengenai perkembangan virus corona di AS. Pemerintah setempat juga memberikan otorisasi kepada The Food and Drug Administration (FDA) untuk penggunaan plasma darah pasien yang sembuh sebagai pengobatan untuk pasien virus korona.

Analis Standard Chartered, Suki Cooper dalam sebuah catatan mengatakan pengembangan vaksin dan peningkatan data ekonomi menghadirkan hambatan jangka pendek bagi emas.

Selain itu, pasar mennatikan arah kebijakan Federal Reserve. Gubernur The Federal Reserve AS, Jerome Powell dijadwalkan akan berpidato secara virtual pada simposium Jackson Hole AS pada Kamis (27/8/2020) jam 20:10 WIB.

Simposium kebijakan moneter yang biasanya dihadiri oleh para petinggi bank sentral dunia, pejabat kementerian keuangan, akademisi, dan pelaku pasar uang global, menantikan kemungkinan kebijakan baru dari The Fed di tengah kondisi ekonomi AS yang masih nampak terhambat dalam pemulihan wabah corona. [*]

 

 

 

sumber:bisnis

News Feed