by

62 Warga Karimun Jalani Tes Swab, Miliki Kontak Erat dengan 6 Pasien Positif Covid

KARIMUN (HK)-Munculnya 4 kasus pasien positif covid-19 yang berasal dari klaster Tanjungbatu menjadikan daerah setempat menjadi sasaran tracing (pelacakan) untuk mengetahui sejauh mana penyebaran virus corona di Pulau Kundur tersebut.

Selama satu hari melakukan tracing, akhirnya petugas dari Dinas Kesehatan menemukan 45 warga yang memiliki kontak erat dengan anggota polisi dengan pangkat Aiptu, sopir ambulance dan warga Tanjungbatu yang sudah duluan positif covid-19.

“Hari ini, kami telah melakukan tracing di Tanjungbatu, kami menemukan 45 warga yang diduga melakukan kontak erat dengan pasien klaster Tanjungbatu. Sebanyak 45 warga itu sudah dilakukan rapid test dengan hasil reaktif 1 orang,” ujar Kepala Dinas Kesehatan Rachmadi di Tanjungbalai Karimun, Senin (10/8/2020).

Kata Rachmadi, dari 45 orang yang menjalani rapid test tersebut, sebanyak 43 orang terpaksa dilakukan tes swab, karena pernah melakukan kontak erat dengan pasien yang positif.

“Dari 45 orang yang dilakukan rapid test, 43 orang sudah dilakukan tes swab,” jelasnya.

Rachmadi menjelaskan, untuk hari ini pihaknya memang sedang fokus melakukan tracing di Tanjungbatu, Kundur untuk mengetahui riwayat perjalanan 4 pasien yang merupakan klaster Tanjungbatu.

Dirinya mengimbau, kepada seluruh keluarga ataupun yang merasa kontak erat dengan pasien yang terkonfirmasi positif covid-19 agar melakukan isolasi mandiri di rumah.

“Untuk saat ini, kami sudah meliburkan sejumlah pegawai di Puskesmas yang diduga sempat kontak erat dengan pasien positif di Tanjungbatu. Bagi masyarakat lain juga harus melakukan isolasi mandiri di rumah,” sebutnya.

Sementara, untuk warga Pulau Karimun yang diduga pernah melakukan kontak erat dengan dua pasien klaster Tanjungpinang juga sudah dilakukan tracing. Petugas juga sudah melakukan pengambilan sampel swab kepada 19 warga Karimun pada Minggu (9/8/2020).

“Untuk warga Pulau Karimun sudah kami lakukan tes swab sebanyak 19 orang pada hari Minggu, semuanya juga sudah dilakukan rapid test dengan hasil non reaktif,” sebutnya.

Jadi, total swab yang dilakukan Dinas Kesehatan selama 2 hari ini di Pulau Karimun dan Pulau Kundur sebanyak 62 orang. Sebanyak 43 orang di Kundur dan 19 orang di Karimun. Sampel swab akan dikirim ke Balai Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit (BTKLPP), Batam. (ham)

News Feed