by

Belum Ada Kesepakatan, Karyawan PT Rock Mengadu ke DPRD Kota Batam

BATAM(HK) – Pasca pemutusan hubungan kerja (PHK) massal yang dialami puluhan karyawan permanen PT Rock International Tobacco, hingga kini pihak perusahaan belum penuhi hak-hak karyawan

“Sampai hari ini belum ada kesepakatan apapun antara pihak perusahaan dengan kami karyawan-karyawannya,” ungkap Ellen Tambunan selaku karyawan senior yang membidangi ekspor impor di perusahaan tersebut, Senin (10/8/2020).

Tidak berhenti disitu saja, pihaknya juga sudah berkoordinasi dengan anggota Komisi 1 DPRD Kota Batam untuk rapat dengan pendapat (RDP).

“Kita sudah mengajukan hearing kepada komisi I DPRD Kota Batam, namun belum diketahui jadwalnya kapan,” ucap Ellen.

Lebih jauh dikatakan, usut punya usut ternyata pihak perusahaan juga diindikasikan bakal menjual aset-aset berupa mesin dan lainnya.

“Jadi, kita senantiasa menjaga aset-aset perusahaan ini agar tidak sampai keluar dari area perusahaan. Bahkan kita rela piket bergantian setiap malamnya untuk menjaga aset-aset perusahaan ini,” kata Ellen.

Diberitakan sebelumnya, puluhan karyawan tetap PT Rock International Tobacco mengalami pemutusan hubungan kerja (PHK) massal secara sepihak oleh pihak manajemen perusahaan sejak Senin (27/7/2020) lalu. (bob)

News Feed