by

Sekwan DPRD Batam Ditetapkan Tersangka, Ini Kata Ketua Komisi IV

Batam (HK) – Ditetapkannya Sekwan DPRD Kota Batam, Al ditetapkan sebagai tersangka oleh Kejari Batam sebagai pelaku utama dugaan korupsi anggaran belanja konsumsi pimpinan DPRD Batam, pada Kamis (6/8/2020) kemaren, mendapatkan komentar dari berbagai kalangan dan termasuk anggota DPRD Batam sendiri.

Ketua Komisi IV DPRD Kota Batam, Ides Madri, mengaku prihatin.

“Selaku anggota Dewan kita cukup prihatin,” kata Ides Kepada haluankepri.com, Jumat (7/8/2020).

Dia juga mendoakan supaya Sekwan tersebut dan beserta keluarganya tabah menghadapi masalahnya.

“Kita cuma berdoa supaya pak Sekwan dan keluarga tabah menghadapi semua cobaan ini dan berharap proses hukumnya cepat selesai dan sesuai dengan hukum dan perundang undangan yang berlaku,” ucapnya.

Diberitakan sebelumnya, kasus dugaan korupsi konsumsi pimpinan DPRD Kota Batam itu dengan kerugian negara berjumlah total Rp 2,160 miliar, yakni sejak tahun 2017 hingga 2019.

Saat ini Al langsung ditahan hingga 20 hari ke depan, hal itu sengaja dilakukan untuk menghindari kemungkinan tersangka menghilangkan barang bukti atas kasus tersebut.

Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Kejaksaan Negeri Batam, Dedie Tri Haryadi, pada Kamis (6/8/2020) siang saat menggelar jumpa pers dikantirnya.

Dedie mengatakan, awalnya penyelidikan lalu ditingkatkan penyidikan dan ditemukan adanya perbuatan melawan hukum. Dari keterangan para saksi serta Perhitungan Kerugian Negara (PKN) BPKP adalah sebesar Rp2.160.402.160.

“Jumlah ini semua merupakan akumulasi dari tahun anggaran tahun 2017 -2019 untuk makan minum pimpinan DPRD Batam. Ditambah lagi keterangan rekanan yang menyatakan fiktif,” ungkapnya. (dam)

News Feed