by

Terinfeksi Corona Tapi tak Ada Demamnya, Kok Bisa?

JAKARTA (HK)-Gejala virus corona baru atau Covid-19 sangat bervariasi. Salah satu yang paling umum adalah terjadi peningkatan suhu yang tinggi, didefinisikan sebagai rasa panas saat disentuh di bagian dada atau punggung.

Akan tetapi, ada banyak orang yang juga bertanya-tanya apakah mungkin seseorang memiliki atau terinfeksi virus corona baru tetapi tidak mengalami gejala demam ini?

Menurut UK National Health Services (NHS), demam terdaftar sebagai salah satu gejala Covid-19 yang paling umum, bersamaan dengan gejala lainnya seperti batuk yang terus menerus dan kehilangan indera perasa atau penciuman.

Namun, telah dilaporkan bahwa bisa jadi seseorang terinfeksi virus tetapi tidak menunjukkan gejala demam. Situs web John Hopkins University menyebut bahwa orang mungkin saja terinfeksi dan memiliki gejala lain seperti batuk, tapi tidak demam.

Mereka juga menyoroti fakta bahwa banyak orang yang mungkin mengidap Covid-19 dapat memiliki bentuk penyakit yang sangat ringan, atau bahkan tidak memiliki gejala sama sekali dan bahkan tidak menyadari bahwa mereka mengidap virus.

Sayangnya, mereka yang demikian juga disebut masih bisa menularkan virus. Hal ini lah yang telah menimbulkan kekhawatiran tentang orang tanpa gejala yang menularkan virusnya ke orang lain tanpa disadari.

World Health Organization (WHO) sejak saat itu mengatakan kendati orang dapat tertular Covid-19 dari pembawa tanpa gejala, itu bukan menjadi sumber utama penularan virus yang terjadi di seluruh dunia saat ini.

Pada Juli lalu, Maria Van Kerkhove, Kepala Unit Penyakit dan Zoonosis WHO menyatakan bahwa data yang dimiliki oleh organisasi saat ini menyatakan penularan dari orang tanpa gejala ke individu lainnya masih sangat jarang terjadi. [*]

 

 

sumber:bisnis

News Feed