by

Setelah Ditetapkan Tersangka, Sekwan DPRD Batam Langsung Ditahan

Batam (HK) – Setelah Sekretaris DPRD (Sekwan) Kota Batam, berinisial Al ditetapkan sebagai tersangka dugaan korupsi anggaran belanja konsumsi pimpinan DPRD Batam oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Batam, dia langsung ditahan.

Sesuai nomor penetapan 2072/1.10.11/MD.3/08/2020, Kepala Kejaksaan Negeri Batam menetapkan saudara AL sebagai tersangka. Al dinilai sebagai intelektual yang menggunakan anggaran tersebut.

“Saat ini Al langsung ditahan hingga 20 hari ke depan,” kata Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Batam, Dedie Tri Haryadi, Kamis (6/8/2020) siang saat menggelar jumpa pers dikantornya.

Dikatakan Dedie, penahanan itu sengaja dilakukan untuk menghindari kemungkinan tersangka menghilangkan barang bukti atas kasus tersebut.

Penetapan Al sebagai tersangka, setelah tim penyidik mendapatkan 2 alat bukti, yakni keterangan saksi pengelola anggaran dan rekanan untuk makan dan minum pimpinan DPRD Kota Batam.

“Penetapan tersangka juga dikuatkan dengan bukti petunjuk dan keterangan ahli, dari BPKP Kepri menyatakan benar disitu ada kerugian negara. BPKP juga mewawancarai pengelola anggaran dan rekanan,” ucap Dedie.

Lanjutnya, pada prosesnya, perkara ini akan dipercepat sehingga bisa langsung masuk dalam tahap penuntutan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Kepri di Kota Tanjungpinang.

“Disana, akan didapat penjelasan yang lebih gamblang tentang alur korupsi ini,” tutur Dedie.

Sementara itu Hendarsyah Yusuf, Kasi Pidsus Kejari Batam menegaskan bahwa Kejari Batam mempertanggungjawabkan pelaku utama tindak pidana dari kasus ini.

“Kami dari Penyidik di Kejari Batam mempertanggungjawabkan penetapan tersangka AL ini. Dimana yang bersangkutan merupakan pelaku utamanya,” bebernya. (dam)

News Feed