by

Sekwan DPRD Batam Ditetapkan Tersangka Dugaan Korupsi

Batam (HK) – Sekretaris DPRD (Sekwan) Kota Batam, berinisial AL ditetapkan sebagai tersangka oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Batam sebagai pelaku utama dugaan korupsi anggaran belanja konsumsi pimpinan DPRD Batam.

Kasus dugaan korupsi konsumsi pimpinan DPRD Kota Batam itu dengan kerugian negara berjumlah total Rp 2,160 miliar, yakni sejak 2017 hingga 2019.

Saat ini AL langsung ditahan hingga 20 hari ke depan, hal itu sengaja dilakukan untuk menghindari kemungkinan tersangka menghilangkan barang bukti atas kasus tersebut.

Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Kejaksaan Negeri Batam, Dedie Tri Haryadi, pada Kamis (6/8/2020) siang saat menggelar jumpa pers di kantornya.

Dedie Tri Haryadi mengatakan, awalnya penyelidikan lalu ditingkatkan penyidikan dan ditemukan adanya perbuatan melawan hukum. Dari keterangan para saksi serta Perhitungan Kerugian Negara (PKN) BPKP adalah sebesar Rp2.160.402.160.

“Jumlah ini semua merupakan akumulasi dari tahun anggaran tahun 2017 -2019 untuk makan minum pimpinan DPRD Batam. Ditambah lagi keterangan rekanan yang menyatakan fiktif,” ungkapnya. (dam)

News Feed