by

Resminya Belum Keluar, Kadinkes Dapat Bocoran Hasil Swab Wabup Karimun

KARIMUN (HK)-Wakil Bupati Karimun, Anwar Hasyim bersama Asisten 1 Setdakab, M Tang dan 2 orang ajudan mengikuti acara tepuk tepung tawar syukuran pelantikan Gubernur Kepri, Isdianto di Gedung Daerah Tanjungpinang, Selasa, 28 Juli 2020 lalu.

Selain mereka, sebanyak 8 orang warga Karimun dari pemerintahan desa juga ikut menghadiri prosesi tepuk tepung tawar tersebut.

Setelah Gubernur Isdianto dinyatakan positif Covid-19, maka ramai-ramai ASN di lingkungan Pemprov Kepri dan kabupaten/kota di Kepri lainnya maupun tamu undangan yang hadir untuk melakukan tes swab, termasuk juga yang berasal dari Karimun.

“Karena Pak Wakil ikut menghadiri kegiatan Gubernur di Tanjungpinang, maka beliau saya minta untuk melakukan tes swab,” ujar Bupati Karimun, Aunur Rafiq di Kantor DPD Golkar Karimun, Sabtu, 1 Agustus 2020.

Kepala Dinas Kesehatan Karimun, Rachmadi mengatakan, secara resmi dirinya memang belum mendapatkan hasil tes swab Wakil Bupati Karimun, Anwar Hasyim. Namun, secara lisan petugas Balai Teknik Kesehatan Lingkungan Pengedalian Penyakit (BTKL-PP) Batam sudah memberitahukan hasilnya.

“Resminya belum, tapi secara lisan mereka sudah memberi tahu hasilnya,” ujar Rachmadi di Tanjungbalai Karimun, Selasa (4/3/2020).

Dijelaskan, Wabup Karimun Anwar Hasyim dan Asisten 1 M Tang bersama 2 ajudan sudah melakukan tes swab pada Kamis, 30 Juli 2020. Namun, karena besoknya libur Hari Raya Idul Adha, maka tes swab tersebut baru bisa dikirim ke BTKL-PP Batam pada Sabtu, 1 Agustus 2020.

Kemudian, pada Sabtu, 1 Agustus 2020 juga dilakukan tes swab kepada 8 orang lainnya yang juga ikut menghadiri acara Gubernur di Tanjungpinang, mereka berasal dari aparatur pemerintahan desa di Karimun. Tes swab ke 8 orang itu baru dikirim pada Senin, 3 Agustus 2020 kemarin.

Rachmadi menyebut, biasanya ketika sampel yang dikirim ke BTKL-PP, Batam tidak banyak, hasil swab rata-rata bisa keluar selama 2 hari. Namun, karena sejak munculnya klaster Gubernur dan klaster Polri, yang jumlahnya mencapai ratusan, maka hasil swab bisa mencapai 6 hari atau lebih.

“Saya sudah tanya sama petugas BTKL-PP Batam, mereka bilang sampel swab yang masuk sangat banyak, jumlahnya mencapai ratusan. Sementara, tenaga mereka terbatas. Makanya, hasil swab agak lama keluarnya,” jelasnya.

Menurut dia, soal hasil swab Wabup Karimun, secara lisan petugas BTKL-PP Batam menyampaikan kalau hasilnya negatif.

“Secara lisan mereka mengatakan, kalau hasil swab Pak Wabup negatif. Tapi saya belum berani menyampaikan karena data resminya belum sampai ke Karimun,” pungkas Rachmadi. (ham)

News Feed