by

Manufaktur Membaik, Rupiah Mulai Tampil Lebih Cantik

JAKARTA (HK)-Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) berpeluang menguat hari ini. Pasalnya, faktor data manufaktur terlihat membaik.

Kepala Riset Monex Investindo Futures Ariston Tjendra mengatakan, sentimen aset berisiko terlihat membaik dengan data-data indeks aktivitas manufaktur beberapa negara.

“Beberapa negara yang disurvei Markit seperti Jepang, Tiongkok, Jerman, Perancis, Italia, Spanyol, Inggris, Zona Euro, US, termasuk Indonesia dirilis lebih bagus dari prediksi yang mengindikasikan pemulihan,” ujar Ariston di Jakarta, Selasa (4/8/2020).

Dia melanjutkan, sentimen ini mungkin bisa membantu penguatan rupiah hari ini di tengah kondisi pandemi yang belum membaik.”Potensi rupiah menguat support di Rp14.550 dan resisten di Rp14.700,” jelasnya.

Sebelumnya IHS Markit mencatat Purchasing Manager’s Index (PMI) Manufaktur Indonesia naik hampir delapan poin dari 39,1 pada bulan Juni menjadi 46,9 pada bulan Juli 2020. Angka tersebut merupakan yang tertinggi sejak bulan Februari.

PMI terus mendapatkan kembali posisi dari rekor terendah bulan April meski data terbaru tetap di bawah level 50. Setelah empat bulan turun sangat tajam, arus masuk pesanan baru turun marginal pada awal kuartal ketiga.

Sementara output turun pada tingkat yang jauh lebih lambat. Kepercayaan bisnis tetap meningkat didasari harapan untuk kembali ke kondisi pasar yang lebih normal. [*]

 

 

 

sumber:sindo

News Feed